Gagalkan Oknum ASN Diduga Terlibat Money Politik, Warga di Sobang Ini Malah Dilaporkan Pelaku Ke Polisi

Chanel Banten, Lebak – Seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, diduga terlibat dalam kasus money politik, pada Pemilu ,2024 lalu. 

Kasus dugaan money politik yang melibatkan ASN tenaga pendidik di salah satu sekolah di daerah itu, sebelumnya sempat heboh di Kecamatan Sobang. 

Adanya keterlibatan oknum ASN atau PPPK pada Pemilu itu, disampaikan warga setempat, Acang dan Rendi, dilansir Chanel Bantenml.com dari Akurat.Banten.co, Selasa 20 Februari 2024.

Baca juga: Salah-satu Jalan di Lebak Ini Disebut ‘Neraka’ Dampak Galian Tanah, Dilaporkan Banyak Kecelakaan 

Keduanya menceritakan, ketika oknum ASN itu diduga hendak melakukan money politik sempat digagalkan oleh Acang. Namun, ketika hendak di gagalkan upaya money politik, oknum itu justru akan melaporkan ke polisi.

“Iya benar, katanya sih saya mau dilaporkan ke polisi oleh pak Rusdiman. Saya sedang di kebun pun saat itu disusulin suruh pulang, mungkin gara-gara saya menggagalkan money politik kayanya,” kata Acang.

Acang menginginkan pesta demokrasi Pemilu 2024 bersih dari money politik, sehingga calon wakil rakyat yang terpilih benar-benar murni. Ia mengaku tidak apa jika dirinya harus dilaporkan ke polisi hanya karena menggagalkan praktik money politik.

“Ya namanya saya orang kampung saya kaget salah apa saya, apa lagi keluarga. Ya gak apa laporkan saja kalau saya ini dianggap salah menggagalkan politik uang, saya siap,” tegasnya.

Sementara, Rendi menambahkan, sebelum hari pencoblosan Caleg dirinya diberi uang Rp 20 ribu oleh oknum tersebut dan di arahkan untuk milih caleg dan presiden tertentu.

“Ceritanya begitu, saya juga kaget tiba-tiba ramai di warga ka Acang mau dilaporkan ke polisi sama Pak Rusdiman,” kata Rendi.

Baca juga: Nah Loh, Mahasiswa Laporkan Pengelola Galian Tanah di Lebak Ke Polisi 

Menyikapi hal itu, Masyarakat anti money politik (MAMP) di Kecamatan Sobang melaporkan tiga calon anggota legislatif dari partai NasDem ke Panwascam setempat. Laporan tersebut terkait temuan dugaan politik uang.

“Sudah kami laporkan ke Panwascam Sobang untuk ditindaklanjuti,” kata Ketua MAMP Ridwan.

Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Panwascam Sobang, Lukman Hakim membenarkan adanya laporan dugaan tersebut. 

“Terakhir laporan dari masyarakat kepada pihaknya itu diduga ada keterlibatan seorang guru PPPK di Kecamatan Sobang,” katanya.

Reporter: Galuh Malpiana 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *