TANGERANG — Dugaan peredaran narkotika yang dikendalikan dari dalam Lembaga permasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Tangerang, Banten kembali mencuat. Seorang warga binaan pemasyarakatan (WBP) berinisial OB disebut-sebut jadi pengendali jaringan peredaran sabu dari balik jeruji besi.
Informasi tersebut diperoleh dari seorang mantan warga binaan yang sempat menjalani hukuman di lapas tersebut menjelaskan, WBP berinisial OB mengendalikan bisnis haramnya tersebut memanfaatkan telepon pintar miliknya untuk berkomunikasi dengan jaringan di luar Lapas.
Sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan itu mengungkapkan bahwa alat komunikasi berupa smartphone digunakan untuk berkoordinasi dengan pihak luar yang dikenal sebagai “joki”.
“Di dalam Lapas dia bebas menggunakan smartphone. Dengan alat komunikasi yang dimilikinya, ia leluasa mengendalikan narkoba yang tersambung langsung dengan rekannya yang berada di luar lapas yang siap menerima instruksi untuk menyimpan puluhan paket sabu siap edar yang telah dipesan pelanggannnya,” kata sumber, pada, Jumat 19 Juni 2026.
Sumber menyebut OB salah satu WBP yang diduga memiliki peran sentral dalam jaringan peredaran sabu yang dikendalikan dari dalam Lapas Kelas 1 Tangerang.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak Lapas Kelas 1 Tangerang.(*)
Post Views: 8
Tidak ada komentar