LEBAK – Ketua Aktivis penggiat anti narkoba Perkumpulan anti narkotika Indonesia (Perank Indonesia) menyorot soal dugaan penggunaan handphone di lingkungan Lapas Tangerang Baru (TB), Banten.
Ketua DPD Perank Indonesia Kabupaten Lebak, Rd. Didi Suharyadi menyebut, Lapas Tangerang sejauh ini masih belum benar-benar bersih dari penggunaan handphone. Informasi yang didapat pihaknya, penghuni Lapas masih bebas menggunakan handphone.
“Informasi yang kami dapat, warga binaan di lingkungan Lapas masih banyak yang menggunakan handphone,” ucap Rd. Didi Suharyadi, pada, Selasa 16 Juni 2026.
Menurut dia, jika penggunan handphone di dalam Lapas masih benar terjadi maka ini harus segera ditindak lanjuti oleh pihak berwenang. Sebab, selain ilegal penggunaan handphone di lingkungan Lapas membuka celah peredaran narkoba.
“Apalagi, kita sering mendengar jika peredaran narkoba banyak yang dikendalikan di dalam Lapas oleh oknum warga binaan,” ucapnya.
Menurut dia, tak adanya penggunaan handphone merupakan salah satu indikator bahwa lingkungan Lapas bersih. Maka jika selama ini lingkungan Lapas masih terindikasi adanya penggunaan handphone, patut dicurigai bahwa Lapas itu belum bersih.
‘Kami Perank sangat konsen terhadap persoalan semacam ini, khususnya masalah peredaran narkoba,” ucap dia.(*)
Post Views: 5
Tidak ada komentar