Beberapa anak tampak sedang bermain di arena bermain Alun-alun Rangkasbitung yang tergenang air/Tangkapan layar/Facebook/LEBAK – Kondisi Alun-alun Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten yang baru diresmikan belum lama ini menuai kritik. Pasalnya, pembenahan sarana publik yang menelan anggaran sekitar Rp 4,9 miliar itu dinilai tidak maksimal.
Salah satu yang disorot, yaitu saluran drainase yang tidak berfungsi dengan baik. Pasca hujan deras arena bermain anak tampak tergenang air.
Kondisi itu belakangan viral di media sosial. Seperi yang diunggah salah satu akun di media sosial Facebook, pada Senin, 12 Januari 2026.
Dalam video tersebut tampak beberapa anak sedang bermain di sebuah area bermain ditengah genangan air. Hal itu lantas dapat tanggapan dari warga.
“Miris, seharusnya pihak kontraktor memperhatikan soal drainse dengan baik. Bukan malah seperti ini, saat hujan air mengenang,” ucap warga Rangkasbitung, Alimin.
Menanggapi hal itu, seorang aktivis di Kabupaten Lebak, Dede Mulyana menyayangkan sarana dan prasarana Alun-alun Rangkasbitung yang dinilai masih jauh dari harapan. Pihak kontraktor harus bertanggungjawab terkait hal itu.
“Apalagi, pasca diresmikan Bupati Hasbi Jayabaya memberi catatan ke kontrakan agar membenahi sejumlah fasilitas yang tidak sesuai harapan,” ucapnya.(*)
Tidak ada komentar