Kemarau, Air Sungai Ciujung Surut, Mendadak jadi Objek Rekreasi

Chanel Banten, Lebak – Kemarau panjang yang terjadi saat ini menyebabkan debit air sungai Ciujung Kabupaten Lebak, Banten surut. Ketinggian air, rata-rata diperkirakan hanya setinggi paha orang dewasa. 

Surutnya air sungai itu, justru dimanfaatkan warga sekitar sebagai tempat rekreasi dadakan. Tak sedikit warga yang berenang di sungai yang kini dangkal tersebut.

Tak hanya berenang, ada juga warga yang datang hanya untuk mengabadikan fenomena sungai yang surut dengan berfoto atau swabfoto.

Salah satunya, Pidin warga di Kampung Kebon Kelapa, Kelurahan Muara Ciujung Timur, Kecamatan Rangkasbitung. Ia menyebut fenomena surutnya air sungai Ciujung sekarang ini cukup parah. Bahkan, ketinggian air sungai hanya mencapai paha orang dewasa. 

“Air sungai Ciujung surut terparah pernah terjadi pada tahun 2000 silam. Sekarang terjadi lagi di tahun 2023,” kata Pidin kepada awak media, Rabu 27 September 2023. 

Fenomena surutnya air di sungai Ciujung, kata dia, dijadikan warga sebagai tempat rekreasi dadakan yang tinggal di daerah bantaran sungai. Bahkan, fenomena seperti itu, menjadikan sumber rezeki bagi para pedagang yang ada di sekitaran bantaran sungai. 

“Karena sungai ramai banyak orang yang jualan di pinggiran sungai,” ujarnya. 

Sementara Nina, salah seorang pedagang yang berada wilayah tersebut mengatakan, banyaknya warga yang berkunjung ke Sungai Ciujung, membuat pendapatannya meningkat dari seperti biasanya. 

“Banyaknya warga yang ke sungai, baik itu mandi berenang hingga cuci pakaian. Ada juga yang sekadar foto-foto,” ujarnya.

(gm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *