Pengerjaan perbaikan jalan Sunan Giri, Rangkasbitung/Chanel Banten
LEBAK – Dinas PUPR Kabupaten Lebak,memastikan 12 titik jalan kabupaten telah rampung sebagai upaya meningkatkan kelancaran mobilitas masyarakat. Pada tahun anggaran 2025, pemerintah daerah mengalokasikan Rp33,82 miliar untuk pembangunan dan rekonstruksi jalan, termasuk percepatan pembangunan jembatan strategis yang menjadi penghubung antarkawasan.
Langkah ini diharapkan memperbaiki kualitas infrastruktur dan memperkuat konektivitas transportasi guna menunjang aktivitas ekonomi serta pelayanan publik di Kabupaten Lebak.
Plt Kepala Dinas PUPR Lebak, Dade Apriandi, mengatakan bahwa anggaran tersebut difokuskan pada peningkatan konektivitas dan kelancaran mobilitas warga, baik di wilayah perkotaan maupun pedesaan.
“Untuk tahun 2025, kami fokus pada pembangunan dan rekonstruksi jalan di wilayah dalam kota seperti Rangkasbitung guna memperlancar mobilitas dan distribusi barang. Selain itu, konektivitas antar-kecamatan dan desa di wilayah luar kota juga menjadi prioritas,” ujar Dade saat ditemui di ruang kerjanya, pada Jumat, 5 Desember 2025.
Menurutnya, pembangunan jalan menjadi kebutuhan mendesak mengingat tingginya mobilitas masyarakat serta pentingnya akses jalan bagi pertumbuhan ekonomi daerah. PUPR Lebak menargetkan peningkatan kualitas jaringan jalan agar distribusi hasil pertanian, industri lokal, serta layanan publik dapat berjalan lebih efisien.
Dade menambahkan, seluruh pekerjaan telah dilaksanakan secara bertahap sesuai kebutuhan prioritas wilayah dan kesiapan teknis lapangan. (*).
Tidak ada komentar