oleh

Pengalaman Pertama Emak-emak Warga Baduy Disuntik KB Implan: Awalnya Takut Sakit, Ternyata Tidak

CHANEL BANTEN – Eni (35) emak-emak, yang tinggal di pemukiman kawasan Baduy, Kabupaten Lebak, senang menjalani pelayanan program Keluarga Berencana (KB) yang dilaksanakan Pemkab setempat.

Eni bukan satu-satunya yang ikut menjalani pelayanan KB. Ada ratusan emak-emak lainnya yang juga ikut dalam program tersebut.

Pelaksanaan program yang turut melibatkan Persatuan Istri Tentara (Persit) Kartika Chandra Kirana itu, digelar di Kampung Grinding, Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Rabu 25 Januari 2023.

“Kami tentu sangat mendukung program KB MKJP ini,” kata Eni.

Eni awalnya merasa takut melihat orang banyak, karena sehari-hari dihabiskan waktunya bekerja di ladang di kawasan hutan Badui, pedalaman Kabupaten Lebak.

“Saya baru pertama kali jadi peserta program KB MKJP jenis implan yang dipasang di bagian tangan kanan. Awalnya ragu takut sakit, tapi ternyata tidak,” ujarnya.

Baca juga: ‘Maruk’ Nyambi jadi PPS, Seorang Oknum ASN di Kemenag Lebak Berdalih Bisa Atur Waktu Kerja

Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Lebak, Tuti Nurasiah mengatakan, pelayanan program KB MJKP menembus jumlah 2.000 peserta PUS, hingga melebihi target pelayanan program KB MKJP selama tiga hari, 22-25 Januari 2023, sebanyak 1.000 peserta PUS.

Para peserta pelayanan KB MKJP jenis inplan, IUD, dan MOP kebanyakan warga Baduy juga warga lainnya dari empat kecamatan.

Bagi kaum perempuan di pemukiman kawasan Badui, di pedalaman Kabupaten Lebak, pelayanan program KB merupakankebutuhan penting untuk meningkatkan derajat kesehatan.

Program KB memberikan banyak manfaat bagi peserta PUS di pemukiman Badui. Selain bisa menjaga jarak kelahiran anak juga usia harapan hidup (UHH) meningkat.

Meningkatnya kesadaran kaum perempuan Badui untuk ber-KB itu karena keberhasilan petugas bidan dan petugas lapang Keluarga Berencana (PLKB) yang setiap pekan melakukan edukasi dan sosialisasi manfaat program KB.

“DP2KBP3A Kabupaten Lebak mendirikan posko pelayanan KB MKJP di Kampung Badui agar warga adat lebih mudah untuk menjadi peserta KB,” tuturnya.

(Cecep Casmadi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *