oleh

Rumahnya Hanyut Terseret Banjir, Masri Warga Lebak Terpaksa Tempati Gubuk di Tengah Hutan

CHANEL BANTEN – Tak ada rotan akar pun jadi. Pribahasa itu kiranya dapat menggambarkan apa yang dialami Masri (50), warga Desa Jayasari, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak.

Betapa tidak, pasca rumahnya hancur terseret air banjir beberapa waktu lalu. Kini keluarga tersebut terpaksa menempati sebuah gubuk di tengah hutan.

Bahkan, nasib yang sama juga dialami keluarga Sanajaya. Ia juga tinggal digubuk tengah hutan yang jauh dari pemukiman masyarakat.

“Rumah pak Masri dan Sanjaya hancur akibat terseret banjir, pada Selasa 3 Januari 2023 lalu. Mereka pun terpaksa membangun gubuk di tengah hutan,” kata Sekretaris desa (Sekdes) Jayasari, Mas’ud seusai kondisi kedua keluarga tersebut, Selasa 17 Januari 2023.

Menurutnya, Masri dan Sanjaya yang merupakan kepala keluarga itu, tidak memiliki pekerjaan tetap alias hanya pekerja serabutan. Sehingga, mereka tidak mampu membangun kembali rumahnya yang hancur akibat banjir.

Baca juga: Bupati Lebak Lantik Pejabat Eselon 2, Ini Nama-nama Pejabat yang Terkena Rotasi

“Mereka nggak punya pekerjaan tetap. Jadi jangankan untuk membangun rumah, untuk makan sehari-hari saja kerepotan,” ujarnya.

Kepala desa (Kades) Jayasari, Iyas mengaku prihatin atas musibah yang menimpa dua warganya tersebut.

“Sejauh ini, saya hanya mampu membantu kebutuhan sembako dan beberapa fasilitas yang bisa dimanfaatkan keluarga itu,’ ujarnya.

Pihaknya berharap, ada dermawan yang bisa membantu membangunkan rumah dari ke dua keluarga tersebut. “Semoga ada dermawan yang terketuk hatinya membantu keluarga itu,” ucapnya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari BPBD Kabupaten Lebak, di Kecamatan Cimarga banjir diantaranya menerjang Kampung Cikeyep, Desa Gununganten, Desa Girimukti, Desa Inten Jaya, Desa Jayasari, dan Desa Sangiangjaya.

(Galuh Malpiana)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 komentar