oleh

Rayakan Harlah Ke-50, DPC PPP Lebak Bertekad Ulangi Kejayaan Partai di Kabupaten Lebak

CHANEL BANTEN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Lebak, merayakan Hari Lahir (Harlah) PPP ke-50.

Perayaan Harlah berlangsung di Kantor Sekretariat DPC PPP, pada Kamis, 5 Januari 2023. Acara dihadiri seluruh Bakal calon legislatif (Bacaleg) yang akan manggung pada 2024 mendatang.

Ketua DPC PPP Kabupaten Lebak, Neng Siti Julaiha mengatakan, pada perayaan Harlah Ke-50 tersebut, pihaknya memiliki harapan untuk mengembalikan kejayaan PPP seperti beberapa tahun silam yang sempat menduduki wakil Bupati, dalam Pilkada Kabupaten Lebak.

“Harlah PPP yang kami rayakan ini adalah harlah emas, karena PPP genap berusia 50 tahun,” kata Neng Siti Julaiha, Ketua DPC PPP Lebak sekaligus anggota Dewan Provinsi Banten.

Dalam kesempatan ini, Neng Siti Julaiha memberikan motivasi kepada kader maupun Bacaleg dari Partai yang lahir pada 5 Januari 1973 silam, agar lebih solid dalam menyatukan visi dan misi untuk meraih kemenangan di pileg 2024 nanti.

“Sesuai dengan tema di Harlah tahun ini, yaitu satu tujuan meraih kemenangan. Kita harus bersatu padu untuk meraih kursi legislatif sesuai dengan yang ditargetkan,” tegasnya.

Baca juga: Anggota Komisi VIII DPR RI, Hasbi Serahkan Bansos ATENSI Tahun 2022 di Lebak dan Pandeglang

Dengan target 8 kursi tadi, lanjut Ia, kita harus berupaya atau berjuang untuk menggapai dan meraihnya. Dengan itu kita akan memberikan kontribusi kepada pemerintah Kabupaten Lebak dengan melalui mensejahterakan masyarat disegala bidang.

“Jika upaya dan doa kami dikabulkan oleh yang Maha Kuasa bisa meraih apa yang kami targetkan dari 8 kursi tadi, maka kami akan berupaya meningkatkan disegala sektor,” ujarnya.

“Yang paling utama adalah meneruskan sektor pembagunan infrastruktur dan sektor pertanian, karena, mayoritas masyarakat Lebak ini adalah bertani,” imbunya.

Salian itu, sambung ia, kami juga akan memberikan pelayanan disektor kesehatan dan pendidikan.

“Kami juga akan merambah ke Indeks Pembangunan Manusia (IPM) agar berakhlakul karimah, dengan cara memberikan ajaran ke agamaan atau kereligiusan,” pungkasnya.

(Otang Sunarya)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar