oleh

Revitalisasi Drainase Tak Berpengaruh, Faktanya Jalan Raya Pasar Pandeglang Tetap Banjir

CHANEL BANTEN – Revitalisasi saluran drainase dinilai tidak berpengaruh terhadap penanggulangan masalah banjir di Jalan Raya Pasar Pandeglang.

Pasalnya, ketika hujan turun, banjir masih tetap menggenangi jalan Ahmad Yani.
Padahal, anggaran revitalisasi menghabiskan sekitar Rp 6,4 miliar bersumber dari APBD setempat.

Salah seorang tokoh masyarakat Pandeglang, Mustagfirin menyayangkan pembangunan drainasi tidak berfungsi dengan normal akibat kurang baiknya perencenaan pembangunan tersebut.

Baca juga: Kisah Pilu, Seorang Nenek Tua di Pandeglang Tinggal Digubuk Beratapkan Terpal Bekas

“Pembangunan gorong-gorong sepanjang jalan Pasar Pandeglang kiri dan kanan itu tidak berfungsi, karena baru turun hujan sehari saja banjir meluap ke jalan raya,” kata Mustagfirin, Sabtu 5 Nopember 2022.

Ia menduga, perencanaan konsultan dalam revitalisasi drainse tersebut kurang matang. Sebab, trotoar dibangun diatas drainase yang lebar, ternyata masih saja mengakibatkan banjir bila hujan turun.

“Akhirnya jalan kiri dan kanan jadi sempit, yang namanya jalan pasar dimana-mana diperlebar. Ini mah malah jadi sempit, ditambah tidak berfungsi gorong-gorongnya,” ujarnya.

Sementara, Kepala DPUPR Pandeglang, Asep Rahmat menjelaskan, penyebab banjir dikarenakan masih adanya saluran drainase yang belum terkoneksi.

“Drainase dari samping toko Ria Busana belum terkoneksi dengan drainase Jalan Ahmad Yani. Itu yang jadi penyebab banjir,” ujarnya.

(Galuh Malpiana)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 komentar