oleh

Seorang Pedagang Lemeng di Pasar Malingping jadi Korban Pencurian, Perihasan Emas Dipreteli

CHANEL BANTEN – Erah, seorang pedagang Lemueng di Pasar Malingping, Kabupaten Lebak, menjadi korban aksi pencurian sekelompok orang tak dikenal (OTK).

Sebelumnya, emak-emak tersebut dikabarkan hilang di culik, pada Jumat 21 Oktober 2022, siang lalu. Kabar itu sempat viral di media sosial.

Dilansir dari barometerbanten.co.id. Menurut informasi, Ernah dikabarkan hilang saat dirinya mengantarkan pesanan ke kendaraan milik pembeli leumeung yang diduga sengaja mau membawa ibu penjual lemeung itu untuk diculik.

Saat itu ada seorang ibu-ibu yang membeli leumeung kepada Erah. Dengan alasan membeli banyak, ibu-ibu tersebut meminta Erah untuk membantunya membawa lemeung tersebut ke mobil milik si pembeli yang diparkirkan di perempatan pasar Malingping.

Setelah itu, Erah pun tidak kembali lagi ke lapaknya untuk berjualan dan dikabarkan hilang dengan diduga dibawa dan dihipnotis oleh pembeli untuk diambil perhiasannya.

Baca juga: Pengembangan Kasus Dugaan Suap Rp 15 Miliar, Kejati Banten Geledah Kantor BPN Lebak

Kabar hilangnya Erah pun ramai menjadi perbincangan di Malingping terutama di kalangan emak-emak, lalu ramai dikabarkan di sosial media group WhatsApp dan grup Facebook Baraya Urang Malingping.

Kabar terbaru pukul 19.00 WIB, menurut salah satu akun Facebook Realita Neng Nina, bahwa Erah sudah ditemukan namun semua perhiasannya sudah hilang.

Sementara, Kanit Reskrim Malingping Iptu Samsu, saat dihubungi wartawan mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan informasi tersebut. Namun menurutnya, peristiwa itu bukan penculikan melainkan pencurian.

“Bukan diculik. Pedagang lemeung diambil emasnya masih trauma belum bisa diajak ngobrol paling besok pagi,” katanya.

Berdasarkan informasi, lanjut Samsu, alasan mengapa hal itu bukan penculikan, karena korban tidak dipaksa melainkan diajak.

“Korban dibawa dulu pakai mobil, diajak, kalau diculik diajak dipaksa, mungkin besok kalau sudah enggak trauma ibunya diajak ngobrol dulu,” katanya.

(Galuh Malpiana)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *