oleh

Kasus Mafia Tanah, Kejati Banten Tetapkan 4 Tersangka, Diantaranya Eks Kepala BPN Lebak

CHANEL BANTEN – Kejaksaan tinggi (Kejati) Banten, menetapkan 4 (empat) tersangka kasus dugaan korupsi gratifikasi atau suap dilingkungan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Lebak, Rabu 19 Oktober 2022.

Dari ke empat tersangka yang tersangkut dugaan gratifikasi sebesar Rp 15 Miliar itu, dua orang diantaranya langsung dilakukan penahanan.

Ke empat orang tersangka, yaitu AM eks Kepala BPN Lebak, DR honorer di BPN Lebak, MS dan EHP pihak pemberi uang siap atau gratifikasi untuk kepengurusan surat sertifikat tanah.

Kepala Kejati Banten, Leonard Eben Ezer Simanjuntak mengatakan, ke empat orang tersebut ditetapkan tersangka pada Rabu 19 Oktober 2022. Dua orang diantaranya langsung dilakukan penahanan.

Baca juga: Jejak Transaksi Diduga Hasil Gratifikasi Rp 15 Miliar, Kejati Banten Buru Mafia Tanah di BPN Lebak

“Mereka ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan suap kepengurusan sertifikat tanah melalui BPN Kabupaten Lebak,” ujar Kajati kepada awak media saat menggelar ekspos di Kantor Kejari setempat, Kamis 20 Oktober 2022.

Ia menjelaskan, pada Kamis 20 Oktober 2022 (hari ini, red) penyidik telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap ke empat tersangka. Namun hanya dua tersangka yang hadir, yaitu AM dan DER.

“Yang hadir hanya dua orang. Sementara MS tidak hadir karena sakit dan EHP tidak hadir karena menemani ibunya yang sakit,” katanya.

(Galuh Malpiana)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 komentar