oleh

Diduga Ada Peserta Double Job, BBP Nilai Rekrutmen Panwascam di Lebak Belum ‘Bersih’

CHANEL BANTEN – Ormas Badak Banten Perjuangan (BBP), menyoroti pelaksanaan rekrutmen Panitia pengawas kecamatan (Panwascam) di Kabupaten Lebak.

BBP menduga, pelaksanaan rekrutmen Panwascam belum bersih. Karena, masih adanya peserta yang masih double job.

Ketua umum (Ketum) BBP Lebak, Eli Sahroni mengatakan, pengawasan pemilu adalah salah satu indikator sukses dan tidaknya Pemilu yang demokratis, sesuai amanat perundang-undangan.

Karenanya, ia berharap, Pemilu serentak 2024 harus lebih berintegritas dari Pemilu sebelumnya. Terlebih, diketahui bahwa Pemilu adalah fasilitas yang diberikan negara untuk melahirkan pemimpin pemimpin, baik legislatif maupun eksekutif.

“Saya minta Bawaslu Lebak melalui Pokja rekrutmen bekerja profesional dan netral, dan Lebih selektif terhadap seleksi peserta yang mendaftar,” kata Eli Sahroni kepada Chanel Banten, Senin 17 Oktober 2022.

Baca juga: Demo Kantor Dindik Lebak, Aktivis KRL Kritisi Proyek Revitalisasi Gedung SMP

Pihaknya menduga, hasil pengumuman seleksi administrasi terdapat nama-nama calon pengawas pemilu yang double job, seperti pendamping desa, guru honorer, P3K, pegawai KUA dan apiliasi partai politik.

“Kami akan kawal tahapan rekrutmen ini. Kami harap Pokja tidak meloloskan calon pengawas pemilu yang terindikasi double job atau berapiliasi dengan partai politik,” ujarnya.

Menurutnya, calon pengawas Pemilu yang sudah terikat kontrak dengan pekerjaan lain dipastikan tidak akan fokus melakukan tupoksi pengawasan dikarenakan dituntut oleh pekerjaan sebelumnya.

“Di Kabupaten Lebak masih tinggi angka penganggurannya. Sehingga kontestasi Pemilu harus bisa juga mengurangi angka pengangguran,” katanya.

(Cecep Casmadi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar