oleh

Dinkes Lebak: 89 Ribu Anak Sudah Disuntik Vaksin Campak Rubella

CHANEL BANTEN – Dinas kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak, mencatat sekitar 89 ribu anak usia 9-59 bulan sudah mendapatkan suntikan vaksin Campak-Rubella (MR).

Kasi Imunisasi Surveilans dan Krisis Dinkes Lebak, Tb Mulyawan mengatakan, jika jumlah tersebut sudah sangat mendekati target sasaran dalam program bulan imunisasi anak nasional (BIAN) di tahun 2022.

Baca juga: Calon Lebih dari 5 Orang, Pilkades di Desa Kabupaten Lebak Ini Akan Gelar Tes Tambahan

Rekap per tanggal 30 September sudah sebanyak 89.832 anak yang sudah mendapat vaksin MR atau 96 persen dari target BIAN yakni 93.617 anak,” kata Mulyana saat dihubungi, Kamis 6 Oktober 2022.

Ia menjelaskan, pemberian vaksin MR tersebut masih akan terus dilakukan oleh Tim Dinkes sampai tanggal 15 Oktober mendatang. Disamping vaksin MR, imunisasi lain seperti OPV, IPV dan DPT-HIB akan dilakukan pada anak usia 12-59 bulan.

Harapan kami jumlah anak yang masuk dalam target sasaran MR bisa seluruhnya mendapat vaksin,” ujarnya.

Baca juga: Ciptakan Sejarah, Upacara HUT TNI ke-77 Digelar Pertama Kali di Kabupaten Lebak

Sementara itu, Kabid Pemberantasan Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan Dinkes Lebak, dr Firman Rachmatullah, mengatakan, pentingnya vaksin Campak-Rubella atau yang disebut vaksin MR adalah untuk mencegah penyakit campak dan rubellla.

“Vaksin ini penting untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh anak dari dua penyakit tersebut. Vaksin ini diberikan tanpa melihat imunisasi sebelumnya, jadi ini ekstra,” ucap Firman.

Ia menambahkan, sama halnya dengan pemberian vaksin pada umumnya, pemberian vaksin MR juga akan ditunda kepada anak-anak yang sedang sakit atau dalam perawatan.

“Jadi tidak akan mungkin bisa 100 persen capaiannya karena memang ada yang dikecualikan seperti anak yang sedang mengalami imun turun karena kanker atau sakit harus ditunda, atau anak-anak di pedalaman suku Baduy dalam yang memang kita harus menghormati adat, jadi hanya bisa beberapa,” katanya.

(Cecep Casmadi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar