oleh

Buntut Oknum Sekdis Hambat Kinerja Wartawan, Kantor Inspektorat Lebak Didemo Wartawan

CHANEL BANTEN – Puluhan wartawan online di Kabupaten Lebak, berunjukrasa di depan kantor Inspektorat setempat, Rabu 21 September 2022.

Aksi itu mereka lakukan, buntut dari kekecewaan atas sikap oknum Sekretaris dinas (Sekdis) setempat yang diduga menghambat kinerja wartawan.

Baca juga: Penyuluhan P4GN, Pengiat Anti Narkoba DPD Perank Lebak ‘Road Show’ Ke Sejumlah Sekolah

Koordinator aksi, Deni Rukmansyah menegaskan, sangat kecewa dan menyayangkan pelayanan di Inspektorat, khususnya buntut dari sikap oknum Sekdis yang menghambat tugas wartawan.

“Kami sangat kecewa dengan sikap oknum itu yang telah bersikap tidak profesional terhadap wartawan. Oknum itu, kami nilai telah menghambat kinerja wartawan,” kata Deni dalam orasinya.

Menuru dia, sikap oknum pejabat semacam itu menunjukkan ketidak pahamannya terhadap kinerja wartawan. Sebab, kinerja wartawan dilindungi oleh Undang-undang.

“Wartawan pada saat itu hendak melakukan konfirmasi ke Inspektorat. Ini kenapa, oknum Sekdis itu malah terkesan abai dan acuh dan malah meminta wartawan mengisi form laporan pengaduan, itu kan ngaco,” ujarnya.

Ia berharap, kedepan tidak ada lagi oknum pejabat bersikap seperti itu kepada wartawan. Karena itu sebagai efek jera, oknum pejabat itu harus dijatuhi sanksi sesuai aturan.

Baca juga: Pemilu 2024, DPC PDI Perjuangan Lebak Gunakan Sistem Djarek Silon pada Pendaftaran Bacaleg

Hampir senada disampaikan orator lainnya, Enggar Bukhori. Ia mengaku, prihatin dengan sikap pejabat yang semacam itu. Karenanya, ia berharap ada tindakan tegas pada oknum pejabat tersebut.

Sementara dalam kesempatan itu, Kepala Inspektorat Lebak, Rusito menyampaikan permintaan maaf atas ketidak nyamanan wartawan menyusul ulah oknum pejabat dilingkungan kerjanya.

“Kami memohon maaf atas insiden tersebut, dan ini mengingatkan kami untuk belajar lagi dan untuk berbenah lagi. Kami berterimakasih atas masukan masukan dari temen-temen wartawan,” katanya.

(Muhammad Ubik)