oleh

Pastikan Penyaluran BLT DD Lancar, Polsek Panggarangan Mobile Lakukan Pengamanan Ke Desa

CHANEL BANTEN – Polsek Panggarangan mobile melakukan pengamanan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) TA 2022, yang dilaksanakan sejumlah desa.

Pengamanan kali ini dipimpin Kanit Binmas, Aiptu Cecep Rahmat Hidayat, dilaksanakan di Aula kantor Desa Ciparahu, Kecamatan Cihara, Kamis 8 September 2022.

Di Desa Ciparahu, penyaluran BLT DD diserahkan kepada 125 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) masing-masing menerima uang sebesar Rp 900 ribu.

Baca juga: Polsek Panggarangan Lakukan Pengamanan Penyaluran BLT DD di Desa Cihara

Proses penyaluran disaksikan oleh Kepala desa (Kades) Ciparahu, Rohman, Ekbangsos Kecamatan Cihara, Eri Ahmad Patoni serts Prades dan Ketua BPD.

Kapolsek Panggarangan, Iptu Suherli Setiawan mengatakan, pengamanan dilaksanakan dalam rangka menciptakan keamanan dan meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat.

“Dalam pengamanan di Desa Ciparahu, kita terjunkan anggota, yaitu Aiptu Cecep Rahmat Hidayat selaku Kanit Binmas,” kata Kapolsek.

Menurutnya, pengamanan juga sekaligus
melaksanakan program Kapolri yaitu Presisi Polri yang berkaitan dengan Program Kapolres Lebak, yaitu Lebak Sakti. Dimana, Polri harus hadir di setiap kegiatan di desa binaanya.

“Polisi juga harus dekat dengan masyarakat serta bersinergi, baik dengan pemerintahan desa maupun dengan warga masyarakatnya,” ujarnya.

Sementara, Kades Ciparahu, Rohman mengucapkan, terima kasih kepada Polsek Panggarangan yang telah melaksanakan pengamanan penyaluran BLT DD TA 2022 di Desa Ciparahu.

“Alhamdulillah proses penyaluran BLT DD terhadap 125 KPM berjalan lancar dan kondusif,” ujarnya.

Baca juga: Dua Anggota Polres Lebak dapat Penghargaan Best Police Of The Month 2022

Ia menjelaskan, bahwa dana BLT DD tersebut merupakan penyaluran tahap ke tujuh, delapan dan sembilan terhubung dengan bulan Juli, Agustus dan September.

“Total uang yang diterima KPM sebanyak Rp 900 ribu,” katanya.

Ia berharap, dana BLT tersebut bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh KPM. Sehingga, dana itu bisa meringankan beban kebutuhan hidup mereka sehari-hari.

“Gunakan uangnya untuk keperluan yang penting. Jangan dipakai untuk yang tidak penting atau bahkan poya-poya,” katanya.

(Ucup Supriadi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 komentar