oleh

Astaga! Dana BLT Tahap Tiga di Desa Majeu Diduga Disunat Oknum RT, Nilainya Pantastis

CHANEL BANTEN – Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) tahap 3 (tiga) tahun 2022 di Desa Majeu, Kecamatan Saketi, Kabupaten Pandeglang, diduga disunat seorang oknum Rukun Tetangga (RT).

Parahnya, dana itu disunat dari Keluarga Penerima Manfaat (KPM) atas perintah oknum Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

Baca juga: Meski Sudah Ditertibkan, PKL Tetap Saja Kembali Tempati Alun-alun Pandeglang

“Kalau BLT punya saya, itu bukan atas nama saya pribadi, melainkan atas mama orang lain. Saya hanya disuruh sama Pak RT ngambil dana BLT, lalu uangnya saya serahkan kepada Pak RT sebesar Rp 900 ribu. Saya sendiri hanya diberi Rp 450 ribu oleh Pak RT,” kata Ida, warga Kampung Kadu Kesur, belum lama ini.

Ia mengaku, tidak hanya dirinya yang mendapatkan uang BLT DD yang undanganya bukan atas namanya  sendiri. Melainkan ada juga beberapa orang warga lainnya.

Baca juga: Soal Kerusakan Jembatan Gantung Cikaret, Kepala DPUPR Pandeglang: Kita Segera Cek Lokasi

“Tidak hanya saya. Ada juga beberapa warga lainnya yang uangnya juga diserahkan kepada Pak RT dan warga yang mengambil BLT itu hanya diberikan uang Rp 450 ribu,” katanya.

Sementara, Ditemui di rumahnya Ketua RT Kampung Kadu Kesur, Iksan Ansori mengakui telah mengkolektif uang tersebut atas perintah seorang anggota BPD. 

“Benar saya yang mengkolektif uang dari masyarakat. Namun saya hanya diperintahkan saja oleh anggota BPD, yaitu DL. Bahkan, uangnya oleh Pak DL,” katanya

(Agus Wahyudi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *