oleh

SMPN 2 Sajira Akui Punggut Dana Partisipasi dari Wali Murid untuk Pembangunan Pagar Sekolah

CHANEL BANTEN – Pihak komite SMPN 2 Sajira, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, mengakui adanya dana partisipasi dari paguyuban wali murid untuk pembangunan pagar sekolah.

Pihak komite mengklaim,dana partisipasi itu sudah berdasarkan musyawarah dengan para wali murid melalui paguyuban.

Baca juga: Ketapang Lebak Klaim Ketersediaan Pangan Aman Hingga Akhir 2022, Harga Beras Terpantau Relatif Stabil

“Betul memang adanya partisipasi untuk pembenahan pagar di lingkungan SMP Negeri Sajira. Akan tetapi kami tidak memaksa wali murid yang kurang mampu, itu hanya partisipasi demi kenyamanan murid,” kata Ketua Komite, Babas saat di temui di SMPN 2 Sajira, belum lama ini.

Disinggung soal berapa dana partisipasi tersebut, ia menerangkan bahwa pihaknya tidak menargetkan nominal yang harus di bayar.

“Ada yang Rp 50 ribu, ada yang Rp 70 ribu hingga 100 ribu, itu pun kami tidak memaksa,” dalihnya.

Terpisah, Kepala Bidang Sekolah Menengah Pertama (Kabid SMP) pada Dindik Lebak, Ibnu Wahidin mengatakan, manakala tidak ada tenggang waktu dan paksaan nominal dari hasil musyawarah tersebut tidak ada persoalan.

Baca juga: Unik, Pohon Pisang Milik Warga di Lebak Tumbuh Tidak Lajim, Ini Penampakannya

“Ketika tidak ada nominal dan tidak ditargetkan waktunya dalam partisipasi itu tidak ada masalah,” kata Ibnu saat di konfirmasi melalui telpon WhatsAppnya.

Kata Ibnu, sesuai Permendikbud Nomor 75 tahun 2016 tentang Komite Sekolah mengatur batas-batas penggalangan dana yang boleh dilakukan Komite Sekolah.

“Penggalangan dana tersebut ditujukan untuk mendukung peningkatan mutu layanan pendidikan di sekolah dengan azas gotong royong,” ujarnya.

Dalam Permendikbud tersebut, Komite Sekolah diperbolehkan melakukan penggalangan dana berupa Sumbangan Pendidikan, Bantuan Pendidikan, dan bukan pungutan.

(Otang Sunarya)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar