oleh

Pemerintah Tak Tegas! PKL Tetap ‘Bandel’ Penuhi Kawasan Alun-alun Pandeglang

CHANEL BANTEN – Para Pedagang Kaki Lima (PKL) saat ini terpantau memadati kawasan Alun-alun Pandeglang. Padahal, kawasan itu dilarang untuk para PKL.

Pantauan, pada Minggu 3 Juli 2022, kawasan Alun-alun Pandeglang tampak ramai oleh para PKL. Ironisnya, di sekitar kawasan itu terdapat spanduk berukuran besar terkait Perda K3 tentang larangan aktivitas bagi PKL.

Baca juga: Kembali Semrawut Akibat Aktivitas PKL, Kawasan Alun-alun Pandeglang Akan Disterilkan

“Sebesar apapun spanduk K3, tetap saja tidak akan digubris para PKL, jika tidak ada tindakan tegas dari petugas penegak Perda atau Satpol PP,” kata aktivis Badan Pemantau Pembangunan Provinsi Banten (BP3B), Uus, kepada wartawan, Minggu 3 Juni 2022.

Menurut Uus, Pemkab Pandeglang sejauh ini telah mendirikantempat relokasi bagi PKL yang biasa berada di Alun-alun Pandeglang di Gedung Juang 45, dengan program Wisata Kuliner Berkah Pandeglang sejak tahun 2018 lalu.

“Menurut saya, solusinya ya lebih baik legalkan saja PKL beraktivitas di Alun-alun pada Sabtu dan Minggu. Dengan catatan, tertata rapih dan tetap harus menjaga K3,” ujarnya.

Baca juga: Ditemukan Kasus Indikasi Ternak Terinveksi PMK, 2 Kecamatan di Pandeglang di Isolasi

Sementara, pejabat fungsional Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pandeglang, Suprihati Ningsih menyebut, pemasangan spanduk K3, karena kawasan Alun-alun Pandeglang yang merupakan area terbuka hijau. Sehingga harus steril dari aktivitas PKL.

“Spanduk larangan PKL beraktivitas di Alun-alun sudah dipasang. Tetapi, faktanya ya masih saja tetap ramai PKL,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Bidang Ketertiban Umum pada Satpol PP Pandeglang, Eka Rahmawijaya mengaku, tidak bisa berjalan sendiri untuk menegakan Perda K3.

“Harus adanya bekerjasama dari semua pihak,” katanya.

(Galuh Malpiana)