oleh

Astaga! Bercampur Lumpur, Sungai Cimandiri Kini Diduga Sudah Tercemar Limbah Tambang Pasir

CHANEL BANTEN – Kondisi air sungai Cimandiri yang terletak di Desa Situregen, Kecamatan Panggarangan, Kabupatem Lebak, keruh pekat mengandung material lumpur.

Yang mengkhawatirkan, kondisi sungai itu kini diduga tercemar limbah lingkungan dari aktivitas tambang pasir milik PT. Adnis yang terletak di bagian hulu sungai Cimandiri.

Informasi yang diperoleh dari warga sekitar, sebelum ada tambang pasir tersebut, kondisi sungai jernih dan tidak dangkal. Banyak ikan yang hidup di sungai tersebut.

Baca juga: Sulitnya Urus Izin di Kabupaten Lebak, Ketum BBP Eli Sahroni: Oknum Pejabat DPMPTSP Berbelit

Selain itu, akibat pendangkalan sungai dapat mengakibatkan meluapnya aliran air ketika debit air tinggi. Hal ini berpotensi terjadinya banjir ke lahan pertanian dan rumah warga sekitar bantaran sungai Cimandiri.

“Dulu Warga sekitar banyak yang mengambil ikan dengan cara di jala, namun sekarang sudah tidak ada lagi ikan yang hidup di sungai tersebut,” ujar warga sekitar, Dede Heriansyah, Rabu 15 Juni 2022.

Baca juga: Aksi Heroik 2 Anak di Kabupaten Lebak Lolos dari Aksi Penculikan, Ini Kronologisnya

Demi kelestarian ekosistem, Dede meminta agar pemerintah mengambil tindakan tegas dengan cara menutup lokasi tambang tersebut.

“Ini kan sangat merugikan masyarakat jadi kami minta, pemerintah mengambil tindakan tegas terhadap perusahaan yang telah melakukan pencemaran lingkungan” ujarnya.

(Muhamad Ubik)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed