oleh

Santer Isu ‘Pengantin’, Lelang Kantor UPTD DAS Ciliman-Cisawarna Masih Proses, Aktivitas Dilapangan Sudah Berjalan

CHANEL BANTEN – Rencana pembangunan Gedung UPTD Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciliman–Cisawarna di Desa Kadujajar, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, diwarnai isu ‘pengantin’ lelang.

Pasalnya, meski pembangunan kantor UPTD oleh Pemerintahan provinsi (Pemprov) Banten dengan anggaran sekitar Rp 7, 5 Miliar itu, masih dalam proses lelang. Namun, dilapangan sudah terdapat aktivitas kegiatan berupa perataan tanah.

Baca juga: Motor Mogok Ternyata hanya Modus! Pelaku Begal di Lebak Rampas Motor Korban

Salah seorang warga, Kadujajar Kecamatan Malingping, Ahmad mengatakan, kegiatan perataan tanah di lokasi pembangunan gedung UPTD Pengelolaan DAS Ciliman–Cisawarna (Cilcis) sejak pekan kemarin.

“Siapa yang nyuruhnya saya kurang tahu. Sekitar sepuluh hari kemarin ada alat berat yang merayakan tanah. Katanya sih untuk lapangan sepak bola,” katanya.

Warga lainnya, Ebi mengatakan, perataan tanah dilakukan beberapa pekan kemarin. Itu dilakukan untuk digunakan lapangan sepak bola sementara oleh pemuda di dua Desa Kadujajar dan Malingping utara.

“Kata ketua pemuda pihak UPTD Ciliman Cisawarna juga gak tahu. Biayanya dari sumbangan warga dua desa yang diketahui oleh para kades nya,” ujarnya.

Terpisah, salah seorang tokoh muda Lebak Selatan, Kosasih mengatakan, aktivitas yang ada di lahan kantor UPTD Cilcis agar disikapi serius pihak berkompeten. Kegiatan perataan tanah dilokasi tersebut menimbulkan preseden buruk terhadap proses lelang.

“Mudah-mudahan kegiatan perataan tanah itu bukan sinyalemen bahwa pada proses lelang kegiatan tersebut, sudah ada pemenang yang disiapkan atau ‘pengantin,“ katanya.

Sementara, Kepala Desa Kadunajar, Salim mengatakan, pihak tidak mengetahui waktu pelaksanaan pembangunan kantor UPTD Cilcis.

Baca juga: Kebangpol Lebak: Jumlah Ormas dan LSM Tercatat 443, yang Aktif hanya 83

“Saya hanya tahu ada beberapa pemuda yang meminta tanda tangan proposal untuk lapangan bola dilokasi itu. Waduh kalau dalam waktu dekat akan dibangun bagaimana dengan uang sumbangan warga, yah,” tuturnya.

Sementara Kepala DPUPR Banten, Arlan Marzan membenarkan lahan di lokasi itu akan dibangun Gedung kantor UPTD Pengelolaan DAS Ciliman–Cisawarna. Anggarannya sebesar Rp 7,5 miliar.

“Luas lahanya saya kurang apal coba tanya ke UPTD saja. Dilokasi lahan ada perataan, itu sama warga mau dibuat lapangan bola. Ngga bilang-bilang,” katanya.

(Tim)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 komentar

News Feed