oleh

Demo di DPRD Lebak, Mahasiswa Tuntut Klarifikasi Soal Klaim JB Kiai dan Ulama Dukung Jokowi 3 Periode

Mahasiswa saat berunjuk rasa di depan kantor DPRD Lebak. Foto: Otang Sunarya

CHANEL BANTEN – Puluhan mahasiswa tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam Indonesia (HMI) serta Keluarga mahasiswa Lebak (Kumala) berunjuk rasa di depan kantor DPRD Lebak, Kamis 7 April 2022.

Dalam aksi itu, mahasiswa menyampaikan 3 (tiga) tuntutan, yaitu menolak isu penundaan Pemilu, selamatkan independensi ulama serta meminta klarifikasi soal statement H. Mulyadi Jayabaya terkait klaim ulama dan kiyai mendukung Jokowi tiga periode serta perpanjangan masa jabatan Presiden 2024-2027.

Baca juga: Silaturahmi dengan Menko Luhut, JB Sebut Lebak Akan Bangun Pengolahan Sampah Seluas 210 Hektare

Koordinator aksi, Basis Muhajir menyebut akan terus menyuarakan tuntutannya tersebut. Mahasiswa juga secara tegas menolak penundaan Pemilu hingga 2027 serta menolak adanya masa jabatan Presiden tiga periode.

“DPRD Lebak harus menyikapi atau mengklarifikasi soal klaim H. Mulyadi Jayabaya tentang penundaan Pemilu di tahun 2024 dan dukungan yang mengatasnamakan ulama dalam mendukung Jokowi tiga periode,” kata Muhajir.

Baca juga: Kebangpol Lebak: Jumlah Ormas dan LSM Tercatat 443, yang Aktif hanya 83

Selain itu, mahasiswa juga berharap adanya upaya penyelamatan independensi ulama dan kiai di Banten, khususnya di Kabupaten Lebak. Mahasiswa juga mengkritisi soal stabilitas harga yang saat ini tidak terkendali dan menyengsarakan rakyat.

“Kami tegaskan bahwa isu penundaan Pemilu melanggar konstitusi Undang-undang 1945,” pungkas Muhajir.

(Otang Sunarya)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 komentar

News Feed