oleh

Jelang Ramadan, Omset Perajin Gula Aren di Lebak Makin ‘Manis’

CHANEL BANTEN – Pendapatan perajin gula aren di Kabupaten Lebak, Banten, menjelang Ramadan meningkat. Rata-rata omsetnya mencapai Rp 10 juta per pekan, sehingga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.

“Peningkatan pendapatan itu karena banyak permintaan konsumen,” kata Ketua Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Mitra Mandala Kabupaten Lebak, Anwar Aan, Selasa 29 Maret 2022.

Baca juga: Pengurus LPA Kabupaten Lebak Periode 2022-2027 Resmi Dilantik, Ini Rencana Program Kerjanya

Saat ini, perajin gula aren terus meningkatkan produksi untuk memenuhi permintaan konsumen menjelang Ramadhan.

Produksi gula aren kini mencapai puluhan ton per hari dipasok ke Pasar Rangkasbitung juga beberapa daerah lainnya seperti Bogor, Jakarta, Tangerang hingga Bandung.

Produksi gula aren dijual ke konsumen bervariasi tergantung kualitas mulai Rp200 ribu sampai Rp350 ribu/toros atau lima ikat gula aren.

Para perajin memproduksi gula aren dengan memanfaatkan perkebunan pohon aren yang melimpah.

Saat ini, jumlah perajin gula aren diwilayahnya seluas 170 hektare dengan jumlah petani 148 orang.

“Kami meyakini produksi gula aren di sini dapat menggulirkan ekonomi masyarakat pedesaan dari puluhan juta menjadi ratusan juta rupiah selama Ramadan,” ujarnya.

Unang (45) seorang perajin gula aren lainnya warga Cigombong mengaku, selama sepekan terakhir pendapatan mencapai Rp10 juta, padahal sebelumnya Rp5 juta per pekan.

“Kami merasa kewalahan dengan meningkatnya permintaan konsumen menjelang Ramadhan,” tuturnya.

Baca juga: Musrenbang Tahun 2023, Pemkab Lebak Masih Fokus pada Pemulihan Ekonomi Pasca Pandemi

Sementara itu, Awa (45) seorang pemilik Toko Najwa yang menjual aneka makanan tradisional di Jalan Sunan Bonang Rangkasbitung Kabupaten Lebak mengatakan dirinya merasa kewalahan melayani permintaan gula aren menjelang Ramadhan.

Mereka para konsumen itu membeli gula aren dengan jumlah banyak untuk dijadikan oleh-oleh atau “buah tangan”.

“Kami bisa menghasilkan omzet Rp13 juta menjelang Ramadhan dari sebelumnya Rp4 juta/hari,” ucapnya.

(Cecep M. Casmadi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4 komentar