oleh

Belanja Pakai Uang Palsu, Seorang Pemuda di Serang Kota Ditangkap Polisi

Foto Ilustrasi: Net

CHANEL BANTEN – Seorang pemuda berinisial MG (20), ditangkap Polresta Serang Kota, Jumat 25 Maret 2022.

Warga Lingkungan Beberan RT/RW 03/01, Kelurahan Drangong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang itu, ditangkap karena diduga menggunakan uang palsu.

Kapolresta Serang Kota AKBP Maruli Ahlies mengatakan, aksi tersangka terjadi sekitar pukul 00.00 WIB. Saat itu, terduga membeli 4 bungkus rokok di sebuah warung di lingkungan Beberan dengan menggunakan uang palsu atau uang mainan.

Baca juga: Satreskrim Polres Pandeglang Tangkap 2 Pelaku Pembobol Toko, Begini Modusnya

“Pelaku bersaksi bersama seorang temannya, membeli 4 bungkus rokok di salah satu warung korban. Pelaku memberikan palsu atau uang mainan sebesar Rp 200.000 kepada korban DN,” kata Kapolresta kepada awak media.

Aksi tersangka MG ketahuan dan tersangka sempat melarikan diri ke arah motor yang dikendarai oleh temannya. Namun, sebelum MG naik ke atas motor, korban sempat menahan MG dengan memegangnya.

“Tak lama, masyarakat sekitar datang karena korban meneriaki pelaku sebagai maling sambil mengejar,” ungkapnya.

Maruli mengatakan pada saat yang bersamaan Ketua RT 03 dan sejumlah masyarakat sedang melakukan rapat bersama Bhabinkamtibmas.

“Akhirnya masyarakat berdatangan dan menghakimi pelaku. Kemudian Ketua RT 03 memberitahukan Bhabinkamtibmas bahwa ada maling yang di amankan oleh warga,” ujarnya.

Dengan kondisi babak belur akibat dihakimi warga, kemudian pelaku langsung dibawa oleh Bhabinkamtibmas ke Polresta Serang Kota guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Baca juga: Tuntut Transparansi Dana KIP, Emak-emak ‘Geruduk’ Yayasan Bustanul Aulad Kopo Serang

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan yaitu uang palsu atau uang mainan sejumlah Rp900.000 dengan pecahan Rp100.000 sebanyak 4 lembar dan Rp50.000 sebanyak 10 lembar.

Seperti diketahui, bahwa kejadian ini viral di media sosial terkait modus penggunaan uang palsu atau uang mainan di lingkungan Beberan, Kelurahan Drangong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang.

“Kami himbau kepada para pedagang tentunya kewaspadaan perlu dilakukan agar tidak terulang kembali kejadian tersebut,” tandasnya.

(Galuh Malpiana)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed