oleh

Kasus Suspek Omicorn Ditemukan di Lebak, Dua Warga Terjangkit

CHANEL BANTEN – Kasus suspek Omicorn ditemukan di Kabupaten Lebak. Saat ini, Dinas kesehatan (Dinkes) setempat, masih menunggu pemeriksaan sample dua warga yang terjangkit.

“Kedua warga itu di antaranya satu dirawat di RSUD Malingping hingga pulang dan satu lagi di rumah,” kata Kepala Dinkes Lebak, Triyatno Supiono, Rabu 27 Januari 2022.

Baca juga: Soal Calon Pengantin Diminta Bibit Saat Nikah, Ini Kata Kemenag Lebak

Ia menjelaskan, riwayat kedua warga Malingping dan Gunungkencana Kabupaten Lebak tersebut, kerapkali ke luar daerah untuk berobat jalan di RSCM Jakarta.

Kemungkinan besar mereka terinfeksi dugaan varian Omicron di luar daerah, terlebih Jakarta dan Tangerang sudah terpapar positif Omicron.

“Biasanya, jika Jakarta dan Tangerang sudah terdapat positif pandemi dipastikan Kabupaten Lebak akan terpapar. Itu pengalaman penyebaran Covid-19 gelombang kedua pada Juni dan Juli 2021,” kata Triyatno.

Menurut dia, kedua warga tersebut kini menjalani isolasi mandiri di rumah untuk pencegahan virus tersebut. Sebab, kedua orang itu sudah usia lanjut.

Pemerintah Kabupaten Lebak sudah mengirimkan sample dari hasil pemeriksaan kesehatan untuk dikirim ke Laboratorium Kesehatan Daerah ( Labkesda) Kementerian Kesehatan di Jakarta.

Pengiriman uji laboratorium itu, kata dia, hasilnya selama lima sampai 10 hari bisa diketahui negatif dan positif terkena virus mematikan itu.

Baca juga: Antisipasi Covid Gelombang 3, Pemkab Lebak Tekankan Ini pada Warga Saat Libur Nataru

“Kami minta masyarakat waspada penyebaran virus Omicron, karena gejalanya tidak jauh dengan varian Delta, ” katanya menjelaskan.

Sekenario Pemkab Lebak, jika kedua warga tersebut positif Omicron. Maka akan dilakukan 3T yakni Testing (pemeriksaan), Tracing (pelacakan) dan Treatment (pengobatan).

“Termasuk, mengoptimalkan pelayanan kesehatan dan sosialisasi edukasi agar masyarakat memahami bahaya virus Omicron,” katanya.

(Cecep M. Casmadi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 komentar