oleh

Mengenal Kiprah Yudi Nurcahya, Mengabdi untuk Masyarakat Cikatapis

CHANEL BANTEN – Sudah hampir 6 (enam) tahun, Yudi Nurcahya berkiprah sebagai aparatur Pemerintah desa (Pemdes) Cikatapis, Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak, Banten.

Waktu enam tahun, bukan waktu yang sebentar tentunya. Sehingga, pengalamannya dalam birokrasi pemerintahan di desa, bisa dibilang tak diragukan lagi.

Baca juga: Kerugian Akibat Gempa di Lebak Ditaksir Rp 5 Miliar

Berangkat dari pengalamannya di dunia jurnalistik, pria yang akrab disapa Daglo itu, lebih memilih jalan pengabdian kepada masyarakat di Desa Cikatapis.

Pengabdiannya diawali sejak tahun 2017 silam, ketika dirinya lolos seleksi pendaftaran perangkat desa Ciktapis. Saat itu lah, Daglo total menjadi pelayanan masyarakat di Desa Ciktapis.

“Sejak masih pemuda, saya juga aktif di berbagai organisasi kemasyarakatan di desa, seperti Karang Taruna dan lainnya,” kata Yudi saat berbincang dengan Chanel Banten, belum lama ini.

Daglo sendiri, dikenal oleh sebagian besar masyarakat Desa Cikatapis sebagai sosok yang aktif. Bahkan, perangainya yang pleksible dan mudah bergaul, tentu memudahkannya berinteraksi dengan masyarakat selama ini.

Terbukti, ia memiliki banyak prestasi dalam bidang organisasi kepemudaan. Sebut saja, salah satunya ia pernah berkiprah dalam sebuah organisasi kepemudaan di desa bernama Pitaloka. Tentu, masih banyak lagi kiprahnya lainnya di Desa.

Kemapanannya dalam berorganisasi maupun dalam birokrasi di pemerintahan desa, menuntutnya agar terus berkiprah lebih di masyarakat. Tahun 2022 ini, ia pun berencana akan mencalonkan diri sebagai Kepala desa (Kades) di Desa Cikatapis.

Putra asli Kampung Keong, kelahiran tahun 11 Maret 1976 itu, memiliki tekad yang cukup kuat untuk lebih memajukan desa ke arah yang lebih baik.

“Jika ingin bermanfaat bagi masyarakat, maka pengabdian itu penting,” kata Daglo.

Salah satu visi dan misinya dalam upayanya memajukan desa, yaitu menjadikan Desa Cikatapis, desa digital. Hal itu, sejalan dengan perkembangan zaman dalam
menghadapi era tekhnologi tentunya.

Baca juga: Penyaluran BLT Tahap 2 di Desa Cikatapis Berjalan Lancar, Kades: Bantuan Harus Dimanfaarkan dengan Baik

“Kita saat ini sedang dalam massa era digital. Sebuah desa yang maju salah satunya paham tentang teknologi digital, termasuk alur birokasi digital yang nantinya tanpa harus lama proses pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Hal penting lainnya, kata dia, yaitu meningkatkan pendapatan ekonomi lokal, berbasis digital jual beli bahan pokok melalui online dan lainnya.

(Galuh Malpiana)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *