oleh

Soal Polemik Pemecatan Mantri Tani Desa, Distan Lebak Langsung Bersikap

CHANEL BANTEN – Pihak Dinas pertanian (Distan) Kabupaten Lebak menggelar rapat membahas soal Pemecatan Mantri Tani Desa (MTD) di sejumlah desa, Kamis 6 Januari 2021.

Rapat tersebut dipimpin langsung Kepala Distan Lebak, Rahmat Yuniar beserta Asisten daerah (Asda) 2, diwakili Kabag Administrasi dan pembangunan Pemkab Lebak, bertempat di Aula Kantor Distan setempat.

Baca juga: Dinilai Sepihak, Pemecatan 3 Prades Cimangeunteung Tuai Polemik

Kepala Distan Lebak, Rahmat Yuniar mengatakan, rapat tersebut dinilai penting, sebagai upaya tindak lanjut terkait polemik pemecatan MTD yang terjadi di sejumlah desa. Dari laporan yang diterima, pemecatan itu dinilai sepihak.

“Pemecatan MTD itu dinilai sepihak oleh sejumlah kalangan. Padahal, MTD itu dinilai memiliki kinerja dan inovasi yang baik di desa,” kata Rahmat Yuniar kepada Chanel Banten seusai menggelar rapat.

Mantan Kepala Dinas ketahanan pangan itu menyebut, jika para MTD tersebut dibentuk oleh Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya. Jadi, bagi para Kepala desa (Kades) tidak bisa sewenang-wenang untuk melakukan pemecatan.

“Pemecatan itu pun harus melalui prosedur yang sesuai aturan yang berlaku, tidak bisa seenaknya,” katanya.

Disisi lain, Ketua Forum Koordinasi dan Komunikasi MTD Lebak, Amir Mahfud mengaku sangat menyayangkan dengan adanya kasus pemecatan MTD yang dilakukan secara sepihak dan tidak sesuai dengan prosedur.

Baca juga: Terpilih Jadi Ketua BPC Gapensi Lebak, Nabil Jayabaya: Gapensi Hadir untuk Manfaat

“MTD kan yang membentuk Ibu Bupati dalam pembinaan Distan. Makanya, Kades tidak bisa memberhentikan atas keputusan Kades itu sendiri, harus melalui birokrasi sesuai aturan,” ujarnya.

Karena belum ada kepastian dalam keputusan hal pemecatan MTD. Pihak Distan Lebak rencananya akan kembali menggelar rapat lanjutan dengan menghadirkan para Camat.

(Otang Sunarya)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar