oleh

Tuntut Kenaikan Upah, Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor Bupati Lebak

Ratusan Buruh saat berunjukrasa di depan kantor Bupati Lebak.

CHANEL BANTEN – Ratusan buruh dari aliansi serikat buruh dan pekerja melakukan aksi unjukrasa di depan kantor Bupati Lebak, Jumat 26 November 2021.

Dalam aksi itu, massa mendesak Bupati Iti Octavia Jayabaya merekomendasikan kenaikan Upah Minumum Kabupaten/Kota (UMK) tahun 2022 sebesar 13,50 persen.

Baca juga: Sepekan 2 Sekolah Ambruk, Komisi 3 DPRD Lebak: Kita Akan Minta Penjelasan Dindik

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Serikat Pekerja Nasional (SPN) Lebak Sidik Uen mengatakan, selama ini, kehidupan buruh di Kabupaten Lebak sudah sangat menderita. Dengan upah murah, mereka kesulitan memenuhi kebutuhan kehidupan sehari-hari.

“Akibatnya, kesejahteraan buruh di Lebak tetap terpuruk dan jauh dari sejahtera,” katanya.

Pengunjuk rasa mengaku, kecewa dengan keputusan Dewan Pengupahan yang menaikan UMK 2022 Rp22 ribu. Padahal untuk membeli masker saja, uang tersebut tidak akan cukup memenuhi kebutuhan masker selama satu bulan.

Baca juga: Peringati HGN dan PGRI 2021, PGRI Lebak Buka Pameran Karya Guru

Asisten daerah (Asda) 1 Kabupaten Lebak, Alkadri mengatakan akan menyerap aspirasi rekan-rekan buruh dan pekerja dengan menindak lanjutinya ke Pemprov Banten.

Kepala Dinas tenaga kerja dan transmigrasi (Disnakertrans) Lebak, Tajudin mengatakan, apa yang disampaikan para buruh sedang dalam proses dan pihaknya sedang menunggu hasilnya.

“Yang kemarin disampaikan terkait upah buruh di kabupaten Lebak sedang dalam proses dan kita tunggu hasilnya,” ucapnya. (Otang)

Chanel Banten TV Official:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 komentar

News Feed