oleh

Jalan Cimampang Tak Kunjung Dibangun, LEMI HMI Lebak: Visi Misi Bupati Berpotensi Gagal

Kondisi jalan Cimampang-Ciparay yang rusak.

CHANEL BANTEN.com – Jalan Cimampang-Ciparay sepanjang 24,9 kilometer kewenangan Pemkab Lebak, hingga saat ini tak kunjung dibangun. Hal ini dinilai kontradiktif dengan visi misi Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya sendiri, yang mengusung tema wisata.

Soalnya, infrastuktur memiliki peran penting untuk mempermudah akses dan dapat mengundang para wisatawan untuk mampir ke Lebak.

Baca juga: Bersama Kemen PPPA RI, Hasbi Sosialisasi Perlindungan Anak Penyintas Bencana di Lebak

Direktur Eksekutif LEMI HMI Cabang Lebak, Ilyas menyebutkan, akibat buruknya infrastuktur di lebak akan menghambat kesuksesan visi dan misi bupati, bahkan hal ini juga memiliki potensi besar untuk menggagalkan visi dan misi tersebut.

“Kalau kita ingat terhadap visi dan misi bupati saat ini yakni Wisata Unggulan Nasional Berbasiskan Lokal, sehingga infrastuktur memiliki peran yang sangat penting disini. Sebab jelas, ketika akses yang dapat ditempuh nyaman dan aman ini dapat mengundang para wisatawan untuk mampir ke Lebak. Akan tetapi kalo kondisinya seperti ini, tentu sangat menghambat dan bahkan memiliki potensi untuk menggagalkan visi dan misi bupati saat ini,” kata Ilyas kepada wartawan, Kamis 18 November 2021.

Sementara itu, Ahmad Hidayatulloh Direktur Eksekutif Bidang Pendidikan dan Pelatihan Lembaga Ekonomi Mahasiswa Islam (LEMI) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Lebak, mengaku kecewa terhadap pemerintah Kabupaten Lebak. Menurutnya infrastuktur merupakan salah satu kebutuhan dasar, yang seharusnya menjadi prioritas bagi pemerintah untuk segera membangunnya.

“Saya sangat kecewa sekali atas kebijakan yang sangat lalai ini. Jelas kita ketahui bahwa jalan atau Inprastuktur adalah sebuah kebutuhan dasar bagi kita semua apalagi ini jalur utama. Sangat jelas bahwa kualitas Inprastuktur sangat berpengaruh terhadap aspek aspek lainnya, misalkan pertanian, pendidikan, ekonomi, bahkan sampai Kesehatanpun ada dampaknya,” ungkap Ahmad.

Baca juga: Dilepasliarkan, Wabup Lebak Berinama Seekor Burung Elang Jawa Nadira

Menurutnya jalur tersebut seharusnya sudah dibangun, terlebih sejak 2016 silam Bupati Lebak sudah berjanji kepada masyarakat akan membangunnya.

“Bupati Itu Oktavia Jayabaya sudah menandatangani bahwa area yang menjadi jalur utama tersebut untuk segera di benahi. Artinya ini sudah menjadi janji bagi pemerintah untuk memprioritaskan pembangunan di wilayah tersebut. Bahkan jalur ini mampu menghubungkan daerah daerah luar seperti Bogor, Jakarta, dan lain sebagainya. Artinya bahwa ketika daerah ini diselesaikan maka potensi untuk nyaman dan lancarnya transfortasi keluar masuk daerah akan lebaih cepat. Hal ini juga dapat meningkatkan pertumbuhan perekonomian, pendidikan dan pertanian daerah itu khususnya umunya untuk Kabupaten Lebak,” katanya. (Hib)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4 komentar

News Feed