oleh

Proyek Revitalisasi SDN 2 Rangkasbitung Barat Rampung, Kontraktor Pergi Tanpa Pamit, Kunci Dititip Ke Satpam

CHANEL BANTEN.com – Proyek revitalisasi gedung Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Rangkasbitung Barat, selesai dikerjakan oleh pihak rekanan atau kontraktor.

Ironisnya, proyek APBD TA 2021 senilai Rp 103.796.00 itu, belakangan dikeluhkan. Sebab, pihak CV Arivie Utama Jaya selaku kontraktor pergi tanpa pamit dengan hanya menitipkan kunci gedung sekolah ke pihak penjaga sekolah atau satpam.

Baca juga: Deklarasi Damai Pilkades Serentak di Kabupaten Lebak Diwarnai Unjukrasa Mahasiswa

Kepala sekolah setempat, Ita menuturkan, bersyukur pembangunan revitalisasi gedung sekolah itu rampung. Hanya saja, ia menyesalkan pihak kontraktor tidak pamit dengan pergi begitu saja menitipkan kunci sekolah ke satpam.

“Yang saya tahu, kunci sekolah sudah di terima oleh Satpam. Ngga ada pamit atau serah terima kunci secara resmi ke saya,” kata Ita, Kamis 21 Oktober 2021.

Ia mengatakan, pengerjaan revitalisasi gedung tersebut hanya mengganti atap rangka baja, penggantian kusen, lantai keramik ruangan rumah dinas, dan mengganti keramik dua kamar mandi saja.

Baca juga: Resmikan Bank Lebak, Bupati Iti Harap Bisa Bantu Permodalan Pedagang Kecil

“Pada awal akan dibangun saya pernah diminta persetujuan oleh pihak ke tiga untuk menandatangani persetujuan rehab. Sayangnya, setelah selesai tidak pamit pergi begitu saja,” katanya.

Menanggapi hal itu, aktivis Bentar, M. Ardi mengatakan, sebaiknya pihak ketiga jika melasanakan kegiatan pembangunan idealnya secara etika yang bersangkutan izin dan setelah selesai pembangunan pun harus memberitahukan ke pihak sekolah.

“Setidaknya pihak penerima bangunan tersebut tahu kalau kegiatan itu sudah selesai,” katanya.

Sementara ketika dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp, pihak Directur PT Arivie Utama Jaya tidak menjawab. (Cep)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed