oleh

Perwakilan Adat Baduy dan Kasepuhan di Lebak Ikut Pembahasan Rapeda Tenang Desa Adat

CHANEL BANTEN.com – Sejumlah perwakilan adat Suku Baduy dan Kasepuhan Adat di Kabupaten Lebak ikut Rapat Dengar Pendapat (RDP) soal Raperda desa Adat di Gedung Serba Guna Provinsi Banten, Selasa, 21 September 2021.

Desa adat dan kasepuhan yang ikut dalam RDP itu, antara lain Desa Kanekes, Cisungsang dan Desa Ciherang.

Baca juga: Tok! Raperda RTRW 2014-2034 Disahkan, Ketua DPRD Lebak Langsung Ingatkan Ini

Kepala bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Kabid Pemdes) DPMPD Lebak, Ifan mengaku, DPMD ikut mengawal sejumlah desa adat dan kasepuhan di Kabupaten Lebak dalam RDP soal pembahasan Raperda di Provinsi Banten.

“Pelaksanaan RDP berlangsung siang ini, sekitar pukul 13.00 WIB,” kata Ifan, ditemui Chanel Banten diruang kerjanya, Selasa, 21 September 2021.

Ia menjelaskan, bahasan RDP tersebut mengenai Raperda, terutama untuk daerah atau desa yang masih menggunakan adat khusus. Karenanya, para perwakilan adat dan kasepuhan ikut dalam pembahasan.

Baca juga: Andika Hazrumy Targetkan Banten Masuk Peringkat 10 Besar Pariwisata Ramah Muslim, Ini Pendorongnya

“Jadi, para perwakilan adat dan kasepuhan itu nantinya diminta saran dan masukan,” katanya.

Hampir senada disampaikan, Sekretaris desa (Sekdes) Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Agus. Ia mengatakan, para perwakilan desa adat dan kasepuhan itu mendapatkan undangan khusus untuk memberikan masukan soal Rapeda desa adat.

“Undangan itu dari DPRD tingkat 1 Provinsi Banten,” tuturnya.

Ia menambahkan, masalah pembangunan di desa kami tidak ada, karena desa kami adalah desa kanekes, yang mana desanya belum bisa terjamah oleh ke modernisasian.

“Jadi kami pun menolak Dana Desa (DD),” ucapnya. (Otang/Ubik)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 komentar

News Feed