oleh

Selain Abaikan Keselamatan Kerja, Pembangunan Ruang Kelas MTsN 5 Cisampih tak Libatkan Pekerja Lokal

CHANEL BANTEN.com – Mantan Kepala desa (Kades) Cisampih, Rembang menyayangkan pelaksanaan pembangunan ruang kelas baru MTs Negeri 5 Cisampih, tidak melibatkan pekerja lokal.

Selain itu, pelaksanaan proyek yang bersumber dari SBSN Tahun Anggaran 2021 senilai Rp 2.423 200.000 itu, diduga mengabaikan keselamatan kerja.

“Para pekerja kasar lebih banyak dari luar, kalau masyarakat lokal tidak ada,” kata Rembang kepada Chanel Banten, ditemui dikediamannya, Rabu 15 Juni 2021.

Ia mengatakan, masyarakat setempat, padahal banyak yang ingin bekerja di pembangunan MTsN 5. Apalagi, sekarang kondisi ekonomi masyarakat sedang terpuruk akibat dampak pandemi Covid-19.

Baca juga: Banjir Terjang 2 Kecamatan di Lebak, 614 Rumah Terendam Banjir, Satu Orang Tewa

“Sekarang warga lokal terpuruk butuh pekerjaan, kenapa pake pekerja dari luar,” ucapnya.

Pembangunan proyek itu, kata dia, juga diduga mengabaikan keselamatan dan kesehatan pekerja. Para pekerja tidak memakai rompi keselamatan dan hanya terlihat memakai helm proyek saja.

Sementara, salah seorang tenaga pengajar MTsN 5 Cisampih yang namanya enggan di sebutkan, mengaku sekolah tidak tahu,karena pelaksannya langsung pihak ke tiga menahu soal pembangunan tersebut. Sebab, sekolah hanya tinggal mengisi ruangan nantinya jika sudah selesai.

“Kalau soal teknis pembangunan saya nggak tahu,” katanya. (Cep)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed