oleh

Dana BOS Boleh untuk Pengadaan APD, Ini Penjelasan Dindikbud Pandeglang

CHANEL BANTEN.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Pandeglang memastikan saat ini seluruh siswa Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Pandeglang  melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM).

Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan dasar (Pendas) Kamir memastikan, selama penerapan pembelajaran secara tatap muka tidak adanya laporan akan siswa maupun guru yang terkonfirmasi covid-19.

Baca juga: Tegas! Bupati Pandeglang, Irna: Pelayanan Publik Harus Dipermudah, Jangan Dibuat Sulit

“Alhamdulillah sampai sejauh ini tidak ada laporan baik siswa maupun guru yang terkonfirmasi covid-19. Karena, kita menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” kata Kamir, Kamis 16 September 2021.

Sistem penerapan PTM yang diberlakukan bagi sekolah yang memiliki siswa lebih banyak dari jumlah kapasitas ruang kelas maka dibagi menjadi 2 sesi.

“Kalau yang siswa banyak itu sehari 50 persen siswa yang masuk dari kapasitas ruang kelas. Kalau yang sedikit siswa nya boleh 100 persen langsung,” katanya.

Baca juga: Gerak Cepat, Anggota DPRD Pandeglang Fraksi PKS Bantu Korban Kebakaran di Carita

Disebutkan Kamir, saat ini terdapat 866 Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Pandeglang. Yang mana, untuk SD Negri berjumlah 850 sedangkan SD Swasta sebanyak 16.

Ditambahkannya, untuk anggaran Bantuan Oprasional Sekolah (BOS) yang dikucurkan dari Pemerintah bisa dipergunakan oleh pihak sekolah untuk membeli peralatan dalam menunjang protokol kesehatan.

“Kita sudah mengintruksikan sesuai edaran dari kemendikbud. Bahwa anggaran dana bos bisa digunakan pembelanjaan yang menunjang kaitan dengan covid-19. Baik misalnya masker, handsanitaizer dan lainnya,” tandasnya. (Sam)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed