oleh

Liputan Pembangunan Gedung Samsat Malingping Harus Izin Ke PPK, Aktivis Baralak: Itu Kebijakan Ngawur

CHANEL BANTEN com – Aktivis Barisan Rakyat Lawan Korupsi (BARALAK) Indonesia Nofi Agustina angkat bicara soal adanya pelarangan peliputan pembangunan Gedung Samsat di Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Banten oleh oknum security dan pelaksana kegiatan proyek, belum lama ini.

Menurut Nofi, tak seharusnya oknum security dan pelaksana proyek menghalang-hangi tugas wartawan meliput kegiatan proyek tersebut. Karena, tugas wartawan sudah jelas dilindungi Undang-undang Pers.

Baca juga: Waduh! Wartawan Dilarang Liput Pembangunan Gedung Samsat, Mau Liputan Harus Izin PPK

“Apa yang dilakukan oknum security, melarang wartawan meliput itu sudah jelas melanggar Undang-undang kebebasan Pers. Tak sepatutnya, onkum itu melarang wartawan melaksanakan tugas jurnalistiknya,” kata Nofi Agustina, Minggu, 12 September 2021.

Menurut aktivis pergerakan anti korupsi tersebut, sikap oknum security dan pelaksana proyek melarang wartawan meliput kegiatan proyek itu tentu menimbulkan kecurigaan. Sebab, sebagaimana amanat Undag-undang keterbukaan publik atau KIP, masyarakat harus mengetahui setiap kegiatan proyek yang didanai dari anggaran pemerintah.

Baca juga: MPC PP Kabupaten Lebak Gelar Muscab, MY. Sutrisna Terpilih sebagai Ketua

“Pelaksana proyek paham nggak sih soal itu. Apalagi, sampai melarang wartawan meliput kegiatan proyek, harusnya pelaksana proyek terbuka biar masyarakat tahu, nah wartawan ini kan bagian dari corong informasi masyarakat, masa di larang-larang memberikan informasi,” tandas Novi.

Novi mengaku, prihatin dengan oknum yang bersikap over protektif terhadap kinerja wartawan mapun aktivis dalam upaya melakukan sosial kontrol dalam setiap proses pembangunan yang dibiayai oleh APBD maupun APBN di Banten, khususnya di Kabupaten Lebak.

“Dalam kebebasan berpendapat, tentu kita sangat prihatin dengan sikap oknum itu. Patut diduga sebenarnya ada apa sih dalam pembangunan Samsat ini, sehingga oknum pelaksana nggak mau diliput wartawan” ujarnya. (Luh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed