oleh

Warga Kecamatan Rangkasbitung Ikut Vaksinasi Massal, Puskesmas Sediakan 580 Dosis

CHANEL BANTEN.com – Pusat Kesehatan masyarakat (Puskesmas) Rangkasbitung menggelar vaksinasi massal Covid-19, Selasa, 7 September 2021. Vaksinasi dengan sasaran ibu hamil dan penyandang disabilitas itu, berlangsung di kantor Kecamatan Rangkasbitung.

Kepala Puskesmas (Kapus) Rangkasbitung, dr. Johari mengatakan, vaksinasi dilakukan untuk meminimalisir masyarakat agar kebal terhadap paparan virus corona atau herd imunity. Sasaran vaksinasi yang dilakukan adalah ibu hamil dan kaum disabilitas.

Baca juga: Waduh! Oknum Anggota DPRD Lebak Diduga Aniaya Istri Sirihnya di Cafe

“Jumlah sasarannya, untuk ibu hamil 480 orang dan penyandang disabilitas 100 orang,” kata pria yang akrab disapa Jo, kepada Chanel Banten.com disela-sela kegiatan vaksinasi.

Ia menjelaskan, untuk sasaran penyandang disabilitas menggunakan vaksin jenis Sinopharm. Sedangkan untuk sasaran ibu hamil menggunakan vaksin jenis Sinovac.

Vaksinasi diikuti warga Kelurahan Cijoro Pasir, Cijoro Lebak, Muara Ciujung Timur (MCT), Muara Ciujung Barat (MCB), Rangkasbitung barat.

“Kita bersyukur, antusiasme warga yang di vaksin cukup tinggi,” katanya.

Camat Rangkasbitung, Yadi mengapresiasi kegiatan vaksinasi massal yang dilaksanakan pemerintah melalui Puskesmas Rangkasbitung. Menurut dia, vaksinasi sangat penting sebagai bentuk ikhtiar dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19.

“Tentu kami sangat mendukung dengan adanya kegiatan vaksinasi massal ini,” katanya.

Baca juga: MPC PP Kabupaten Lebak Gelar Muscab, MY. Sutrisna Terpilih sebagai Ketua

Meski sudah dilakukan vaksinasi, ia mengimbau, masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, dengan menerapkan 4M, yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

“Kita juga bersyukur, di Kecamatan Rangkasbitung belum ada kasus Covid-19 yang signifikan,” katanya.

Sementara, warga peserta vaksinasi, Kokom (36) mengaku, sangat senang mengikuti vaksinasi tersebut. Karena, dengan telah dilakukan vaksinasi minimal dirinya memiliki kekebalan tubuh, terlebih ditengah pandemi Covid-19.

“Biar tenang aja, kan kalau udh divaksin kekebalan tubuh jadi meningkat,” kata Kokom. (Otang/Ubik)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed