oleh

Waduh! Oknum Anggota DPRD Lebak Diduga Aniaya Istri Sirihnya di Cafe

Foto: Ilustrasi Net

CHANEL BANTEN.com – Seorang oknum anggota DPRD Lebak bernisial TJ dikabarkan diduga melakukan penganiayaan terhadap seorang perempuan EDW (23). Peristiwa itu terjadi di depan sebuah Caffe di jalan Soekarno-Hatta, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Jumat, 4 September 2021.

Informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 21.06 WIB. Dugaan penganiayaan itu, berawal ketika TJ terpergok oleh istri keduanya/sirih sedang video call. Tiba-tiba timbul keributan, keributan kedua pasangan suami istri (Pasutri) berlanjut hingga ke salah satu kafe di jalan Soekarno-Hatta tidak jauh di depan kampus La-Tansa Masahiro, Rangkasbitung. Bahkan, TJ oknum anggota dewan itu, sampai melempar batu ke kaca mobil korban, sehingga mengenai kepala korban dan dua oang anak di bawah umur dalam mobil terkena retakan kaca hingga mengalami luka. Pasca kejadian itu, pihak korban langsung melaporkan kasus itu ke Polres Lebak.

Kasat Reskrim Polres Lebak AKP Indik Rusmono, membenarkan adanya laporan dugaan tidak pidana kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), yang diduga dilakukan oleh TJ, salah satu anggota DPRD Kabupaten Lebak kepada isteri sirinya yakni EDW (23). 

“Iya semalam ada laporan, sedang kita tangani. Yang laporan perempuannya,” ujar Kasat Reskrim.

Diserang Duluan
Menanggapi hal itu, oknum anggota DPRD Lebak bernisial TJ mengatakan, bahwa persoalan itu merupakan persoalan keluarga.
Ia menceritakan, bahwa pada saat itu dirinya sedang berada di cafe di daerah Jalan Soekarno-Hatta seusai pertemuan dengan mitra kerjanya.

Baca juga: Disambun Lebak Komitmen Berdayakan Petani Milenial, Kadistanbun: Ini Bagian dari Regernasi

“Saat itu saya baru beres pertemuan dengan mitra kerja saya dari Bogor untuk urusan penandatanganan kontrak. Seusai pertemuan itu, saya lanjut ngopi sebentar di cafe sendiri,” katanya.

Setelah itu, lanjut dia, kemudian EDW tiba-tiba datang memaki-maki dirinya. Ia datang bersama saudaranya. Bahkan, EDW sempat menjambak rambutnya dan menyobek surat kerjanya.

“Bahkan surat kerja saya di robek-robek. Dia juga menjambak saya memukul saya. Pada saat itu saya hanya menangkis serangan dia. Disana saksi banyak, mudah-mudahan disana (lokasi kejadian) ada CCTV,” katanya. (Cep/Luh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

12 komentar

News Feed