oleh

Banten Akan dapat Jatah Vaksin untuk ODK, Segini Alokasinya


CHANEL BANTEN.com – Provinsi Banten akan mendapatkan alokasi vaksin Shinofarm untuk Orang Dengan Kedisabilitasan (ODK).

Hal itu, terungkap saat Staf Khusus (Stafsus) Presiden RI Joko Widodo, Angkie Yudistia melaksanakan kunjungan kerja ke Banten, Rabu, 1 September 2021.

Kunjungan Stafsus disambut Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy di ruang kerjanya di Pendopo Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang.

Baca juga: DPMPD Pandeglang Sebut Manfaat Embung Desa Belum Maksimal, Ternyata Ini Salah Satu Penyebabnya

“Kunjungan kami terkait koordinasi pemberian kuota vaksin dari Pemerintah Pusat untuk ODK di Banten,” kata Angkie kepada pers usai kunjungan tersebut, seperti dikutip di laman bantenprov.go.id.

Ia menjelaskan, vaksin untuk ODK merupakan hibah dari Uni Emirat Arab (UEA) melalui Presidennya, Khalifah Bin Zayid Al Nahyan kepada Pemerintah RI melalui Presiden Joko Widodo.

Secara keseluruhan UEA menghibahkan 450.000 dosis vaksin Shinofarm kepada Indonesia yang diperuntukkan bagi ODK tersebut. “Pak Presiden menugaskan saya untuk memastikan pendistribusiannya kepada daerah,” kata Angkie.

Menurut Angkie, selain Provinsi Banten ada 5 Provinsi lainnya yang akan mendapatkan alokasi vaksin Shinofarm untuk ODK tersebut. Kelima Provinsi tersebut adalah DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Bali.

“Koordinasinya memang harus dilakukan secara intens karena vaksin ini akan expire Oktober,” imbuhnya.

Sementara itu, Wagub Andika mengaku, Pemprov Banten siap untuk menggelar vaksinasi bagi ODK dengan vaksin Shinofarm hibah tersebut. Vaksinasi utamanya akan dilakukan di tempat-tempat keberadaan ODK seperti sekolah-sekolah khusus dan panti-panti khusus ODK.

“Dinas Sosial sedang berkoordinasi untuk pelaksanaannya. Data Dinas Sosial sendiri saat ini menyebutkan terdapat 27 ribu ODK di Banten,” katanya.

Baca juga: Pemprov Banten Bebaskan Denda Pajak Kendaran Bermotor, Seperti Apa Syaratnya? Cek Disini

ODK memiliki dampak dari adanya pandemi Covid-19 seperti dalam aspek ekonomi, kesehatan, sosial, dan lain sebagainya. Karena itu, Pemerintah Provinsi Banten mengajak seluruh pengurus, pengelola, pengasuh/pendamping di Balai Besar/Balai/Loka Disabilitas dan LKS Disabilitas untuk bahu-membahu membantu memberikan dukungan akses fisik dan asistensi sepanjang diperlukan disabilitas di masa pandemi Covid-19 saat ini.

“Penyandang disabilitas juga dapat dilayani di seluruh fasilitas kesehatan/sentra vaksinasi manapun dan tidak terbatas pada alamat domisili KTP, sesuai SE Menkes tentang Percepatan Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Bagi Masyarakat Lanjut Usia, Penyandang Disabilitas, serta Pendidik, dan Tenaga Pendidikan,” paparnya. (Luh)

Sumber: bantenprov.go.id

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed