oleh

Aktivis Garda Banten Soroti Pengerjaan Proyek TPT Situ Bangrem di Desa Muara

CHANEL BANTEN com – Pengerjaan proyek Tembok Penahan Tebing (TPT) di Kampung Gagambiran, Desa Muara Dua, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak disoal. Sebab, dilokasi pengerjaan proyek itu dilapangan tidak terpasang papan informasi proyek.

Baca juga: PPKM Level 2, Objek Wisata di Lebak Kembali Dibuka, Kapasitas Pengunjung Dibatasi Maksimal 25 Persen

Ketua DPC LSM Garda Banten, Encep Mulyadi menyayangkan, pihak pelaksana pengerjaan proyek TPT tersebut tidak memasang papan plang informasi proyek. Padahal, mengacu pada Undang-undang keterbukaan informasi Publik (KIP) nomor 14 tahun 2008, setiap pelaksanaan proyek pemerintah wajib memampang plang informasi proyek.

“Ini pekerjaan diduga melanggar aturan dan Udang-undang KIP. Karena, setiap kegiatan proyek yang bersumberkan anggaran pemerintah di wajibkan untuk memasang papan informasi, biarmasyarakat ataupun dari kontrol sosial tau dan paham anggaran kegiatan itu,” kata pria yang akrab disapa Abah Encep tersebut, Senin, 30 Agustus 2021.

Menurut dia, dengan tidak dipasangnya papan informasi proyek itu. Maka, bisa menimbulkan pertanyaan dari masyarakat, sehingga jangan ada anggapan proyek itu adalah proyek siluman.

Baca juga: Pelayanan Adminduk Keliling Hingga Ke Pelosok Desa, Sekda Lebak, Budi Santoso: Adminduk Sangat Penting

“Jangan sampai ada anggapan proyek itu, proyek siluman,” ujarnya.

Sementara, saat dikonfirmasi awak media salah satu pekerja proyek dilapangan, Suhardi mengaku, tidak tahu menahu soal anggaran kegiatan itu ini dari mana.

“Saya tidak tahu apa apa Pak. Soalnya saya hanya buruh harian, mengenai biaya proyek ini bapa bisa tanyakan ke kontraktornya,” ucapnya. (De)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed