oleh

Kadinkes Banten: Kegiatan Vaksinasi di Sekolah Tak Mengenal Azas Domisili

CHANEL BANTEN.com – Juru Bicara Satgas Covid-19 Banten, yang juga Kepala Dinas kesehatan (Kadinkes) Banten, dr. Ati Pramudji Hastuti menegaskan, bahwa azas pelaksanaan vaksinasi tidak dibatasi kewenangan Kabupaten/Kota, Provinsi, dan Pusat.

“Sesuai surat edaran Kementerian Kesehatan (Kemenkes), bahwa kegiatan vaksinasi tidak mengenal azas domisili. Apalagi azas kewenangan sekolah Provinsi atau Kabupaten/Kota. Remaja mulai siswa SMP dan SMA tetap menjadi prioritas vaksinasi yang vaksinnya sudah didistribusikan ke Kabupaten/Kota,” kata Kadinkes dikutip ChanelBanten.com dilaman bantenprov.go.id, Sabtu, 28 Agustus 2021.

Baca juga: Kampung Tangguh Anti Narkoba’ di Desa Guradog Diresmikan, Kapolres Lebak: Bersama Kita Bisa Berantas Narkoba

Dalam pelaksanaan vaksinasi, kata dia, Provinsi Banten memiliki tugas sebagai regulator, fasilitator, dan distributor vaksin ke Kabupaten/Kota. Sedangkan untuk teknis pelaksanaan ada pada Kabupaten/Kota.

Sehingga vaksinasi remaja pun harus dilakukan Kabupaten/Kota dari mulai tingkat SMP, SMA, hingga Perguruan Tinggi yang ada di wilayahnya.

“Itu sudah kami sampaikan kepada Dinkes Kabupaten/Kota. Dimana, Kabupaten/Kota lainnya sudah melaksanakan vaksinasi untuk SMP, SMA, dan Perguruan Tinggi,” pungkasnya.

Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) menegaskan para siswa khususnya sekolah yang menjadi kewenangan Provinsi Banten sudah melakukan vaksinasi di tiap Kabupaten/Kota. Hal itu seiring instruksi Pemerintah Pusat yang akan segera memulai pendidikan tatap muka.

“Sekolah kewenangan Provinsi di wilayah Kota Tangerang juga telah melaksanakan vaksinasi, siapa bilang belum, jangan sok tahu,” ungkap Gubernur WH.

Baca juga: Polres Lebak Kebut Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Massal

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten, Tabrani mengungkapkan, dari 14 SMAN Negeri di Kota Tangerang, hanya SMAN 13 Kota Tangerang yang belum melaksanakan vaksinasi.

“Tetapi siswanya sudah banyak yang ikut vaksinasi di wilayah masing-masing. Jadi tidak benar kalau Provinsi Banten lambat,” ungkapnya.

Hal serupa, lanjut Tabrani, juga terjadi pada sembilan (9) SMKN di Kota Tangerang, hanya SMKN 8 Kota Tangerang yang belum melaksanakan vaksininasi. Namun siswanya banyak ikut vaksinasi di lingkungan masing-masing. (Luh)

Sumber: www.bantenprov.go.id

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed