oleh

Ingin Pakai Narkoba Gratis, Janda Muda di Lebak Pilih Jadi Pengedar Sabu-sabu

CHANEL BANTEN.com Jajaran Satuan reserse narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Lebak berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu-sabu di wilayah hukum setempat, Senin, 16 Agustus 2021.

Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi menangkap seorang perempuan berinisial
DW muda, warga Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak.

Baca juga: Pilkades Serentak di Kabupaten Lebak Diundur 24 Oktober 2021

Kapolres Lebak, AKBP Teddy Rayendra, didampingi Kasat Resnarkoba, AKP Ilman Robiana membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya pada Jumat 13 Agustus 2021 sekira jam 01.00 WIB menangkap terduga pengedar bernisial DW.

“Pelaku ditangkap dirumahnya di Kampung Wanasari, Desa/Kecamatan Wanasalam,” ujar Ilman dalam siaran persnya, Senin, 16 Agustus 2021.

Dari tangan terduga pelaku, petugas berhasil mengamankan barang bukti 26 bungkus   plastik bening ukuran kecil dan 1 (satu) bungkus plastik bening ukuran sedang yang didalamnya berisikan narkotika jenis sabu, berikut 1 (satu) unit timbangan digital, 1 (satu) unit hp android merk OPPO type A52 warna hitam.

“Berdasarkan hasil penyidikan Pelaku sudah mengedarkan Narkotika jenis shabu selama setahun terakhir di wilayah Lebak,” ungkapnya.

AKP Ilman juga menjelaskan motif pelaku melakukan tindak pidana mengedarkan narkotika jenis shabu tersebut, yaitu karena ingin memakai sabu itu secara gratis.

“Karena pelaku seorang pemakai, selain itu juga motif ekonomi untuk memenuhi kebutuhan hidupnya,” jelas Ilman.

Baca juga: Ketua DPC Gerindra Lebak Bagikan Ratusan Box Masker Gratis

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dikenakan 
Pasal 114 yo 112 uu no 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman pidana minimal 5 tahun penjara dan  maksimal 20 tahun penjara.

Sementara, Kasihumas Polres Lebak Iptu Jajang Junaedi menghimbau kepada warga masyarakat agar menjauhi narkoba.

“Kami menghimbau kepada warga masyarakat khususnya kaum muda agar menjauhi narkotika dan obat-obat terlarang, jangan mencoba-coba. Karena akan merusak masa depan dan generasi bangsa,” imbau Jajang. (Man/Luh)

News Feed