oleh

Soal Proyek Paving Blok di Desa Rangkasbitung Timur, Kabid Perkim: Pengawas Belum Ada Laporan

Kondisi pembangunan papving blok di Desa Rangksbitung Timur diduga asal-asalan. Foto: A. Solihin

CHANEL BANTEN.com – Pihak Dinas Perkim Lebak menanggapi persoalan proyke paving blok di Desa Rangkasbitung Timur, Kecamatan Rangkasbitung yang tak menggunakan semen adukan.

Menurut Kabid Pekrim dan Pertanahan Dinas setempat, Wilan. Pemasangan paving blok atau kastin boleh tidak menggunakan semen adukan. Asalkan, permukaan tanah itu rata.

Baca juga: Pembangunan Paving Blok di Desa Rangkasbitung Timur Diduga Asal-asalan

“Boleh tak pakai adukan semen, asal permukaan tanahnya rata,” kata Wilan kepada ChanelBanten.com, Jumat, 2 Juli 2021.

Ditanya soal pemasangan kastin yang ditidurkan. Wilan mengaku tidak mengetahuinya dan akan pertanyakan dahulu pada pengawas.

“Saya belum tahu itu, karena pengawas juga belum ada laporan ke saya,” ungkap Wilan.

Menanggapi hal itu, aktivis LSM Bentar Ahmad Yani menyayangkan carut marutnya pemasangan paving blok di Desa Rangkasbitung Timur tersebut.

“Patut diduga pengerjaannya asal-asalan,” kata Yani.

Baca juga: Mulai Besok, PPKM Darurat di Lebak Diterapkan, Penyekatan dan Jam Malam Diberlakukan Lagi

Ia juga menyayangkan lemahnya pengawasan yang dilakukan pihak dinas dalam proyek tersebut. Apalagi, pihaknya menduga kualitas paving blok tidak sesuai spesifikasi.

“Paving blok yang dipasang itu harganya Rp 45 ribu per meter. Sedangkan kita menduga di RAB itu Rp 80 rib,” katanya. (A.Solihin/Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed