oleh

Polres Serang Tangkap Pelaku Curanmor Modus Pura-pura Kecelakaan

CHANEL BANTEN.com – Tim Reserse Mobile (Resmob) Polres Serang menangkap dua tersangka pelaku pencurian sepeda motor (Curanmor), Senin, 28 Juni 2021.

Dalam penangkapan kedua bandit curanmor spesialis penipuan modus kecelakaan lalulintas (Lakalantas) itu, petugas terpaksa menghadiahi mereka dengan timah panas, karena melawan petugas.

Baca juga: Hindari Masalah, Pelaku Pengadaan Barjas Pemkab Serang Diminta Update Pengetahuan

Kepala Satuan Reserse (Kasatreskrim) Polres Serang, Akp David Adhi Kusuma mengatakan, dalam menjalankan aksinya kedua pelaku memberhentikan pengendara roda dua, yang mana target pelaku merupakan anak yang masih dibawah umur.

Berbekal laporan dari korban yakin Iis islawati (40) warga Desa Cikasungka, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang.

“Anak korban diberhentikan oleh 1 orang pelaku yang tidak dikenal, dengan alsan adik pelaku kecelakaan yang mana pelaku kecelakaan memakai merk sepeda motor yang sama dengan milik korban. Kemudian anak korban dibawa ke pemukiman lalu diturunkan, setelah itu pelaku pergi membawa sepeda motor milik korban dan tidak kembali lagi,” ucap David, Senin, 28 Juni 2021.

Mantan Kasat reskrim Lebak itu menyebut, kedua pelaku sudah melakukan aksi kejahatan sebanyak 9 kali di wilayah hukum polres serang dan pandeglang.

“Setelah di lakukan penangkapan dan hasil introgasi sementara tersangka mengakui perbuatannya sebanyak 9 kali di wilayah hukum polres serang dan wilayah hukum  polres pandeglang,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Serang AKBP Mariyono membenarkan bahwa sudah mengamankan dua tersangka. Saat ini kedua tersangka beserta barang bukti sudah diamankan di Mapolres Serang.

Baca juga: 2 Hari Hilang Ditelan Ombak Karang Seke, Santri Asal Serang Ditemukan Tewas

Dua tersangka bandit yang kini ditahan di Mapolres Serang AM alias Empis (39), Desa Cibatok, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor dan YA (40), warga Desa Tanjung Kemuning, Kecamatan Tarongong Kaler, Kabupaten Garut. Turut diamankan 2 unit handphone serta 1 unit Yamaha R15 hasil kejahatan serta Honda Beat yang digunakan sebagai sarana kejahatan.

Akibat dari perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 378 Jo 372 KUH Pidana dengan modus menakut-nakuti anak dibawah umur bahwa ada yang kecelakaan dengan menurunkan korban di pinggir jalan lalu membawa kabur kendaraan korban. (Sam/Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed