oleh

Dicekoki Miras, Tubuh Seorang OGDJ di Pandeglag Melepuh

CHANEL BANTEN.com – Seorang pemuda Orang Dengan Gangguan Jiwa (OGDJ), Zaenal Abidin (27), saat ini menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Daerah (RSUD) Berkah Pandeglang.

Korban menjalani perawatan di RS, karena mengalami gejala seperti luka bakar di sebagian tubuhnya.

Baca juga: Viral, Oknum Sekdes Telanjang Dada Saat di Wawancara Wartawan, Ini Reaksi Kepala DPMD Lebak

Warga Kampung Marga Asih, Desa Kadumadang, Kecamatan Cimanuk, sebelumnya diduga telah dicekoki minuman keras (Miras) oleh seseorang tak bertangung jawab.

“Zaenal ini kan sebetulnya keadaannya bukan orang waras. Dua tahun terkahir ini, ia sedang dalam pengaruh obat, karena lagi masa pemulihan dari dokter. Nah dari hasil lab, kata dokter ada alergi obat karena pengaruh alkohol,” kata Irwan Oktaviani kerabat Zaenal Abidin, Rabu, 17 Juni 2021.

Zaenal Abidin, sebelumnya diduga telah dicekoki miras oleh seseorang ketika sedang berada di Mengger, Pandeglang. Sepulang dari tempat itu, Zaenal Abidin mengalami gejala seperti luka bakar di sebagian tubuhnya.

“Tadinya cuma timbul bintik-bintik di bagian tubuhnya. Nah, lama kelamaan melepuh gitu seperti kesiram air panas,” ujarnya.

Kondisi Zaenal makin memburuk. Tubuhnya yang melepuh terus menjalar, hingga menutupi seluruh area wajahnya. Karenannya, langsung dilarikan oleh keluarga ke Puskesmas terdekat supaya mendapat pertolongan.

“Saat tiba di Puskesmas, kondisi Zaenal tak kunjung membaik. Sehingga, dirujuk ke RSUD Berkah Pandeglang,” katanya.

Meski demikian, kata dia, saat ini keluarga tidak bisa berbuat banyak, karena tidak memiliki bukti untuk mengungkap dugaan tersebut.

Baca juga: Sekda, Feri Hasanudin: Upah Dokter di Pandeglang Masih Minim

“Itu Zaenal sendiri yang bilang, tapi kan kita enggak punya bukti akhirnya kita musyawarahin sama lurah dan warga. Akhirnya kita sepakat untuk dilaporkan ke polisi,” ucapnya.

Terpisah, Kasi Penyakit Tidak Menular dan Kesehatan Jiwa Dinkes Pandeglang, Samsudin membenarkan, korban terdaftar sebagai pasien ODGJ yang saat ini sudah masuk kedalam tahap penyembuhan.

“Saat ini, kondisinya sudah mulai membaik, dua hari kedepan pasien bisa diperbolehkan untuk pulang,” katanya. (Sam/Red).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed