oleh

Tak Kunjung Diperbaikan, Warga Desa Katapang Swadaya Perbaiki Jalan Rusak

CHANEL BANTEN.com – Warga Desa Katapang, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, Banten swadaya memperbaiki jalan rusak di wilayahnya. Itu mereka lakukan, karena jalan rusak di wilayah itu tak kunjung diperbaiki.

Ruas jalan itu, merupakan akses alternatif penghubung antar Kabupaten Lebak dan Pandeglang, yakni Kecamatan Wanasalan dan Kecamatan, Kabupaten Lebak dan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang.

Baca juga: Pasca Longsor, Akses Transportasi Lebakgedong-Citorek Kini Kembali Normal

Salah seorang warga, Syahrosi mengatakan, kerusakan jalan sudah berlangusng lama. Terlebih, saat musim penghujan 2020 lalu membuat aliran air dari Bendungan Cikoncang meluap hingga mengakibatkan banjir dan membuat jalan terputus.

Perbaikan jalan dilakukan dengan menggunakan pohon kelapa. Itu agar kendaraan bisa melintas di jalan yang hanya berupa tanah tersebut.

“Terputus saat musim banjir. Sudah diperbaiki sebanyak empat kali pakai pohon kelapa,” kata Syahrosi.

Akan tetapi, karena usia pohon kelapa yang digunakan sebagai jalan sudah menua, hampir setiap minggu terdapat pengendara roda dua yang terjatuh.

“Hampir setiap minggu ada dua atau tiga korban yang terjatuh karena sudah miring posisi pohon kelapanya,” ucapnya.

Untuk mengurangi, angka kecelakan terhadap pengendara yang melintas dijalur tersebut, masyarakat berbondong-bondong memperbaiki akses jalan dengan material seadanya. 

Baca juga: Seorang Ibu Muda di Lebak Ditangkap Polisi, Diduga Aniaya Anaknya Sendiri

“Akhirnya karena tidak ada tindakan dari pihak terkait, ya kita perbaiki,” tandasnya.

Jalan poros desa
Terpisah, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Lebak, Hamdan Soleh menyebut ruas jalan babakan pesantren bukanlah kewenangan DPUPR.

“Jalannya itu jalan poros desa dan kewenangan nya ada di Desa. Jadi kalau mau mengusulkan ke DPMPD,” katanya melalui pesan singkat.

Penulis: Sam l Editor: Galuh

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar

News Feed