oleh

Abaikan ‘Bendera Merah Larangan Berenang’, Wisatawan Terseret Ombak Pantai Sawarna

Foto: Odil
Petugas saat proses penyisiran pecarian wisatawan yang tengelam terseret ombak di Pantai Sawarna.

CHANEL BANTEN.com – Seorang wisatawan dilaporkan terseret ombak di Ciroyom Pantai Ciantir, Kabupaten Lebak, Banten, Selasa, 25 Mei 2021. Hingga kini, tim gabungan masih berupaya melakukan pencarian.

Informasi yang dihimpun, sebelum dilaporkan terseret ombak, korban bernama Nanda (14), warga Kampung Cibunar, Desa/Kecamatan Cilograng, Kabupaten Lebak berenang di pantai tersebut bersama rombongan pelajar SMP yang berjumah 9 orang.

Baca juga: Persiapkan Mitigasi Bencana, BMKG Gelar Sekolah Lapang Geofisika di Lebak

Kapolsek Bayah AKP R. Ampri membenarkan adanya laporan seorang wisatawan siswa SMP tengelam terseret ombak saat berenang di Pantai Sawarna. Petugas gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap korban.

“Masih dalam proses pencarian. Korban merupakan seorang pelajar SMP asal Cilograng,” kata Kapolsek.

Diduga korban terseret ombak, karena tidak memperhatikan adanya bendera merah tanda larangan berenang yang dipasang pihak pengelola wisata.

Baca juga: Masuk Zona Kuning, Seluruh Objek Wisata di Kabupaten Lebak Dibuka Lagi

“Awalnya Iwan yang terseret ombak, melihat temannya terseret korban Nanda ingin menyelamatkan Iwan. Tetapi malah Nanda yang terseret ombak ke tengah hingga hilang. Sementara, Iwan selamat,” kata R.Ampri

Tim penyisiran korban laka-laut terdiri dari Basarnas, BPBD kecamatan Bayah, Anggota TNI, Polairud Balawista Desa Sawarna dan Pemerintahan Desa setempat.

Penulis: Odil l Editor: Galuh Malpiana

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed