oleh

Baru Dibuka, Objek Wisata di Banten Ditutup Lagi, Ini Tanggapan Warganet Hingga Pelaku Usaha Travel Pariwisata

Foto: tangkapan layar Instagram @wh_wahidinhalim

CHANELBANTEN.com – Pemerintah provinsi (Pemprov) Banten menutup kembali destinasi wisata yang sebelumnya sempat dibuka pada saat libur Lebaran tahun 2021. Destinasi wisata ditutup sementara per 15 hingga 30 Mei 2021 mendatang.

Hal itu disampaikan Gubernur Banten Wahidin Halim (WH), melalui akun Instagram resminya @wh-wahidinhalim, Minggu, 16 Mei 2021.

Baca juga: Gubernur Banten, Wahidin Halim: Libur Lebaran, Wisata Harus Terkendali

Penutupan sementara destinasi wisata itu tertuang dalam Intruksi Gubernur Banten Nomor 556/901-DISPAR/2021 tentang penutupan sementara destinasi wisata dampak libur hari Raya Idulfitri tahun 2021 di Provinsi Banten.

Disebutkan, berdasarkan hasil monitoring terhadap kunjungan wisatawan di sejumlah destinasi wisata di Kabupaten/Kota se-Provinsi Banten pada Jumat-Sabtu, 14-15 Mei 2021, mengindikasikan jumlah wisatawan telah menimbulkan kerawanan terjadinya pelanggaran protokol kesehatan di sejumlah destinasi wisata.

Pelanggaran protokol kesehatan itu dapat menimbulkan risiko meningkatnya penyebaran Covid-19 di Kabupaten/Kota se-Provinsi Banten.

Karena itu, Gubernur Banten Wahidin Halim mengintruksikan Bupati/Walkota se-Provinsi Banten agar menutup destinasi wisata yang ada di daerahnya masing-masing sebagaimana kebijakan yang telah ditetapkan.

Gubernur Banten, WH menyebutkan, dalam beberapa kali rapat koordinasi peniadaan mudik Lebaran tahun 2021, mengusulkan agar dilakukan penutupan destinasi wisata. Pertimbanganya, penerapan disiplin protokol kesehatan tidak menimbulkan kebingungan di masyarakat antara pelarangan mudik Lebaran dan dibukanya destinasi wisata.

Baca juga: Libur Lebaran, Sejumlah Objek Wisata di Lebak Mulai Dipadati Pengunjung

Kebijakan penutupan destinasi wisata tersebut langsung mendapat beragam tanggapan dari Netizen.

“Kenapa gak dari sebelum lebaran pak, kasian kami pelaku travel pariwisata, kasian konsumen yang sudah jauh2 booking unit untuk wisata keluarga, kami sudah legowo selama bulan puasa, kami tidak kerja, antar pemudik tidak boleh, bom lagi ditambah dp mobil buat wisata setelah lebaran sudah habis dipakai kebutuhan selama puasa, buat kebijakan boleh pak, tp tolong kasih kami solusi,” tulis akun @imto.apriyanto.

Komentar lain disampaikan netizen lainnnya. “kenapa ngga dr kemarin Pa. Untuk mall juga sebaiknya ditutup pak, karena khawatir setelah wisata ditutup pindah ke mall,” tulis akun @radenervan.

Penulis: Galuh Malpiana l Editor: Yudha

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed