oleh

Aneh! Ratusan Siswa di SMPN 7 Rangkasbitung Tercatat Penerima Bantuan PIP Aspirasi 2019, Kepsek Ngaku Tak dapat Bantuan

Foto: Dede Mulyana
Gedung SMPN 7 Rangkasbitung

CHANELBANTEN.com – Realisasi Program Indonesia Pintar (PIP) Aspriasi DPR RI tahun anggaran 2019 di Kabupaten Lebak menuai kritik. Sebab, realisasi anggaran tersebut diduga tidak sampai ketangan siswa.

Hal itu disampaikan Sekretaris Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Kumpulan Pemantau Korupsi Banten (KPKB) Lebak, Rahmat Hidayat, Senin, 3 Mei 2021. Ia mengaku, mendapatkan temua adanya indikasi ketidak beresan dalam realisasi PIP Aspirasi DPR RI tahun anggaran 2019 bagi siswa di Kabupaten Lebak.

“Di SMPN 7 Rangkasbitung misalnya, kami menemukan indikasi dana PIP tidak tersalurkan kepada penerima yang berhak yaitu siswa,” kata Rahmat Hidayat.

Baca juga: Cegah Tindak Kejahatan di Bulan Ramadan, Polres Lebak Gencar Partoli Malam

Ia mengatakan, berdasarkan data yang di miliknya, di SMPN 7 Rangkasbitung sebanyak 243 siswa tercatat sebagai penerima bantuan PIP dari pemerintah pusat melalui aspirasi DPR RI. Dari data tersebut, per siswa mendapatkan dana bantuan sebesar Rp 750.000.

“Namun, setelah kami kroscek ke siswa yang tercatat sebagai penerima, mereka mengaku tak menerima uang bantuan itu sepeserpun,” kata Rahmat.

Jika di total, kata dia, jumlah dana bantuan PIP untuk siswa sebanyak 243 di SMPN 7 Rangkasbitung senilai Rp 156.625.000. Dana sebesar itu sangatlah pantastis, sehingga pihaknya akan menindaklanjutinya ke aparat penegak hukum agar dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Baca juga: Sikapi Soal Dana UPK di Kecamatan, Aktivis Koalisi Lembaga Bersatu Demo Kantor DPMD Lebak

Sementara, Kepala SMPN 7 Rangkasbitung, Kiki saat dikonfirmasi mengaku, bahwa sekolahnya tidak pernah mendapatkan bantuan PIP dari pemerintah melalui aspirasi DPR RI.

“Kami tidak pernah menerima realisasi bantuan PIP aspirasi tahun 2019. Tapi, dulu sekolah kami memang pernah kedatangan tamu dari tim aspirasi meminta data siswa untuk diajukan mendapatkan bantuan PIP. Kami siap menanggung konsekwensi, jika mendapatkan bantuan itu, apalagi kalau sampe tidak disalurkan kepada siswa,” ucapnya.

Penulis: Dede Mulyana l Editor: Galuh Malpiana

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed