oleh

Tahun 2024, Kemenparekraf Targetkan 244 Desa Wisata di Tanah Air Sudah Tersertifikasi

CHANELBANTEN.com – Kementerian pariwisata dan ekonomi kreatif (Kemenparekraf) menargetkan sebanyak 244 desa wisata tersertifikasi menjadi desa wisata mandiri hingga 2024.

Target itu bisa melebihi dari yang dicanangkan, mengingat besarnya potensi desa wisata di Indonesia.

Hal itu disampaikan, Menparekraf Sandiaga Salahudin Uno saat launching Anugerah Desa Wisata 2021, di Balairung Soesilo Soedarman, Jakarta, Jumat 30 April 2021 lalu.

Melansir dari laman kemenparekraf,go.id, Menparekraf Sandiaga Uno berharap desa wisata yang ada di Tanah Air mampu menjadi lokomotif kebangkitan perekonomian, khususnya pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Baca juga: Libur Lebaran, Destinasi Wisata di Lebak Dibuka bagi Wisatawan Lokal, Catatan Harus Patuhi Prokes

“Porgram ini tujuannya guna menjadikan desa wisata Indonesia sebagai destinasi wisata berkelas dunia dan berdaya saing.
Desa wisata ini, merupakan potensi yang perlu terus dikembangkan dan diberdayakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa,” kata Sandiaga Uno.

Menparekraf menjelaskan, sesuai RPJMN 2020-2024, Kemenparekraf/Baparekraf menargetkan sebanyak 244 desa wisata tersertifikasi menjadi desa wisata mandiri hingga 2024. Namun diharapkan bisa melebih target yang dicanangkan mengingat besarnya potensi desa wisata dimana tercatat terdapat di 74 ribu desa di Indonesia.

“Kami memetakan ada 1.200 potensi desa wisata di tanah air yang siap dikembangkan secara berkelanjutan, karena memiliki nilai kearifan lokal dan budaya yang kuat. Ini menjadi target kita kedepan,” katanya.

Baca juga: Sandiaga Uno Kumpulkan Sejumlah Kepala Daerah, Intip Apa yang Dibahas?

Secara umum, kata dia, desa wisata terklasifikasi dalam tiga kategori. Pertama adalah rintisan, desa wisata maju dan berkembang, serta desa wisata mandiri yakni desa wisata yang sudah mampu melakukan inovasi masyarakat dalam pengembangan potensi desa menjadi unit kewirausahaan mandiri.

“Kita sudah memiliki desa wisata yang terkenal di dunia salah satunya di Desa Penglipuran di Kabupaten Bangli, Bali yang terkenal karena menjadi desa terbersih di dunia. Kita juga punya beberapa desa yang sudah memiliki standar internasional,” katanya.

Karenanya, penilaian anugerah di Desa Wisata Indonesia tahun 2021 didasarkan 4 (empat) pilar pengembangan pariwisata berkelanjutan, yaitu tata kelola, ekonomi lokal, budaya, dan pelestarian lingkungan.

Baca juga: Sandiaga Uno Optimistis Desa Wisata Bisa Jadi Pandemic Winner, Ini Alasannya

Sementara, salah satu dari 15 juri Anugerah Desa Wisata 2021, Chef Vindex Tengker menambahkan, salah satu daya tarik desa wisata itu adalah dari sisi kuliner. Sehingga menjadi daya tarik untuk wisatawan datang ke desa wisata selain keindahan alam dan kebersihannya.

“Kita ingin kurasi betul kuliner menjadi daya tarik untuk kunjungan wisatawan ke Desa wisata. Diplomasi kuliner juga menjadi media promosi keluar negeri. Kita harapkan nanti terjadi peningkatan kualitas produk juga dibarengi dengan keberlanjutan supaya mereka bisa terus maju dari desa miskin bisa jadi desa makmur,” katanya.

Penulis: Galuh Malpiana l Editor: Yudha
Sumber: kemenparekraf.go.id

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed