oleh

Mengulas Insiden Mudik Tahun 2016 Silam, Timbulkan Korban Hingga Macet 20 Jam

CHANELBANTEN.com – Pemerintah tahun ini mengeluarkan kebijakan peniadaan mudik pada hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah, yang berlaku sejak 6 hingga 17 Mei 2021. Kebijakan itu, bertujuan untuk mengendalikan penyebaran kasus Covid-19.

Larangan mudik Idulfitri, tidak hanya berlaku bagi PNS, TNI, Polri, dan Pegawai BUMN/BUMD, tetapi juga berlaku untuk masyarakat umum.

Kita tahu, setiap musim mudik, jutaan orang melakukan aktivitas pulang kampung atau mudik, sehingga menimbulkan mobilisasi masa cukup padat di jalan.

Untuk mengantisipasi kemacetan, pemerintah kerap melakukan langkah antisipasi pengaturan jalur lalu lintas secara masif di sejumlah daerah.

Berbicara tentang tingginya mobilitas masyarakat saat musim mudik. Tahukah Anda, di Indonesia pada musim mudik beberapa tahun silam, tepatnya pada tahun 2016 sempat terjadi insiden.

Baca juga: Sebelum Dipugar, Seperti Ini Bentuk Bangunan Mesjid Agung Al-A’raaf Rangkasbitung 20 Tahun Silam

Dilansir dilaman Wikipedia, pada tanggal 1 Juli 2016, terjadi kemacetan total di pintu keluar Tol Brebes Timur pada masa mudik lebaran. Dalam peristiwa tersebut, mobil dan kendaraan bermotor lainnya berhenti sampai lebih dari 20 jam di ujung jalan Tol. Kemacetan tersebut juga menyebabkan dua belas orang pengguna kendaraan bermotor meninggal dunia.

Menurut Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan Sugihardjo saat itu, kemacetan di ruas Tol Pejagan-Brebes Timur menuju arah Tegal disebabkan tiga faktor utama, yaitu ribuan kendaraan yang melintas di jalan Tol Pejagan-Brebes Timur tidak mampu ditampung jalan arteri, banyak pemudik yang menyerobot antrean lajur menuju SPBU, dan petugas di lapangan terlambat melakukan pengalihan arus, sehingga lalu lintas macet total serta sulit diurai, karena banyak pemudik berhenti di pinggir jalan karena kelelahan menghadapi kemacetan.

Arti Kata Mudik
Masih menurut Wikipedia, mudik dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) disinonimkan dengan istilah pulang kampung. Mudik sendiri adalah kegiatan perantau/pekerja migran untuk pulang ke kampung halamannya.

Mudik di Indonesia sendiri, identik dengan tradisi tahunan yang terjadi menjelang hari raya besar keagamaan misalnya menjelang Lebaran.

Baca juga: Bukan Hanya di Indonesia, Ternyata Ketupat Juga Ada di Beberapa Negara Ini

Sedangkan, kata mudik berasal dari kata “udik” yang artinya selatan/hulu. Pada zaman dahulu sebelum di Jakarta terjadi urbanisasi besar-besaran, masih banyak wilayah yang bernama akhir udik atau ilir (utara atau hilir). Kebanyakan akhiran itu diganti dengan kata Melayu selatan atau utara. Contoh, seperti Meruya Udik, Meruya Ilir, Sukabumi Udik, Sukabumi Ilir, dan sebagainya

Tradisi mudik juga muncul pada beberapa negara berkembang dengan mayoritas penduduk Muslim, seperti Indonesia dan Bangladesh.

Penulis: Galuh Malpiana I Editor: Yudha

Sumber: Wikipedia
Foto ilustrasi: tokopedia

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed