oleh

Dampak Air PDAM Mati, BPBD Lebak Turun Tangan, Warga Antre dapat Jatah Air Bersih

CHANELBANTEN.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak turun tangan menanggulangi krisis air bersih dampak berhentinya pasokan air PDAM Tirta Multatuli ke rumah pelanggan. Senin, 5 April 2021, BPBD mendistribusikan bantuan air bersih ke sejumlah titik rumah pelanggan yang terdampak.

Pantauan ChanelBanten.com, di Kampung Keong, Desa Cikatapis, Kecamatan Kalanganyar, tampak puluhan warga pelanggan PDAM antre untuk medapatkan pasokan air bersih dari BPBD setempat. Sudah hampir seminggu, warga di wilayah itu kesulitan air, karena pasokan air dari PDAM mati.

“Kita sangat bersyukur, ada bantuan air bersih dari BPBD. Sudah hampir seminggu kita nggak ada air, karena distribusi air dari PDAM mati,” kata salah seorang pelanggan PDAM, Ubik (36), Senin, 5 April 2021.

Tonton Chanel Video:

Ia mengaku, selama seminggu tidak pasokan air PDAM mati, dirinya terpaksa meminta air bersih kepada warga yang memiliki sumber air bor.

“Minta air ke warga yang punya sumur. Kalau yang punya uang sih beli air galon,” katanya.

Sementara, Plt Kepala pelaksana BPBD Lebak, Febi Rizky Pratama membenarkan pihknya telah mendistibusikan bantuan air bersih ke rumah pelanggan yang terdampak matinya air PDAM Tirta Multatuli di Kecamatan Kalanganyar.

“Hari ini, Senin, 5 April 2021 pendistribusian air bersih baru di 2 (dua) titik, yaitu Kampung Keong dan perumahan Pesona Lebak. Kita juga masih menunggu arahan dari PDAM, mana titik yang lainnya yang akan dikirim air bersih,” kata Febi.

Diketahui, matinya distribusi air PDAM ke pelanggan akibat adanya perbaikan dua mesin pompa air yang rusak.

“Pompa intek dan pompa distribusi, ini lagi nunggu pompa baru namun belum datang juga,” kata Kepala PDAM Tirta Multatuli Cabang Kawaci kepada wartawan, belum lama ini.

Penulis : Redaksi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed